Manajemen LadyJEK Minta Aturan 'Ride Sharing' Dibakukan

 Manajemen LadyJEK Minta Aturan 'Ride Sharing' Dibakukan

Jakarta - Perusahaan penyedia layanan ojek online khusus kaum hawa LaduJEK, PT Synergy Multi Solution, menginginkan agar aturan layanan ride sharing diseriuskan, atau dengan kata lain dubakukan.
 
Menurut Direktur PT Synergy Multi Solution, Brian Mulyadi aturan ride sharing akan menjadi pedoman bagi operasional bisnis ojek online. 

"Kita mengimbau, nantinya akan ada aturan yang legal, yang bisa mereguler, mendirikan guideline yang kita perlukan,” katanya seusai peluncuran LadyJEK di Conclave Café, Jakarta Selatan, Kamis (8/10/2015).
 
Ia mengatakan, untuk mewujudkannya perusahaan siap untuk membantu dan memberikan dukungan. Meski, ia menyadari dunia digital semakin berkembang. "Kini kita bilang produk kita bagus, jadi kalau ke depannya ada apa pun, kita akan support,” tegasnya.
 
Untuk sementara, sejauh ini diketahui aturan mengenai layanan ride sharing belum diberlakukan. Namun apabila suatu saat ditentang oleh pemerintah, Brian menyatakan LadyJEK akan tetap patuh dan memberikan tanggapan yang positif.
 
“Kita memang akan selalu support dan akan mendengarkan apa yang pemerintah beritahukan. Dengan demikian kita selalu support, pokoknya kita akan selalu ikuti apa yang pemerintah sarankan, kita lakukan,” kata Brian.
 
Dengan maraknya layanan online di Indonesia, terutama dalam moda transportasi, Brian tetap berharap akan banyak pelanggan yang menggunakan LadyJEK. Bahkan, tanpa memperhitungkan berapa target yang akan dicapai dari sisi nilai, jumlah pengendara dan pengguna yang bakal mengunduh aplikasi.
 
"Fokus memberikan pelayanan yang terbaik. Sebanyak mungkin yang men-dowload, kita tidak bisa prediksi, user sekarang mengerti teknologi, sehingga semuanya bisa berubah terus," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Info Bisnis,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait