Film "3" (Alif- Lam-Mim) Drama Action Futuristik

 Film

Bandung- Apakah di antara Anda penggemar film Indonesia? Jika ya dan belum menontonnya, disarankan untuk menyediakan waktu datang ke bioskop untuk melahap film "3" ( Alif-Lam-Mim).
 
Kenapa? Karena film ini ternyata keren juga. Sebuah film yang memberikan wawasan berbeda dan sedikit keluar dari pakem yang ada. Ya film action futuristik yang terjadi pada setting  tahun 2036.  Digarap oleh sutradara muda yang membesut film "Comic 8" dengan gaya komedi action. 
 
Pada Kamis (8/10/2015) CikalNews.com iseng meluangkan waktu untuk menonton film "3". Alasannya simpel saja sebelum menyaksikan filmnya. Karena film ini diproduseri oleh seorang artis dan presenter Ari Untung dan disutradarai oleh Anggy Umbara. 
 
Film ini dibuka dengan suasana pesta disebuah kafe yang musiknya ingar bingar. Kemudian bergulir dengan fokus pada tokoh Alif yang berperan sebagai satu di antara tiga sahabat yang sesungguhnya tumbuh dan sama-sama bejar bela diri di sebuah padepokan IAl- Ikhlas. 
 
Ketiga sekawan ini bernama Alif, Lam, dan Mim. Ketiganya memiliki profesi berbeda. Tetapi datang dari latar belakang yang sama. Alif memilih jadi aparat pemerintah dengan menjadi anggota polisi pasukan khusus. Sedangkan Lam berprofesi sebagai jurnalis alias wartawan yang sangat idealis. Sedangkan Mim menjadi mengabdi dan menjaga tempat yang mereka gunakan untuk menuntut ilmu dan selalu tampil berpakaian Muslim lengkap dengan baju jubahnya. 
 
Suatu hari, sebuah ledakan terjadi di sebuah café. Kepolisian pun menganalisa dan mengumpulkan bukti-bukti. Namun ternyata, kecurigaan kepolisian tertuju pada tempat Mim berada. Alif yang memang bertekad untuk menegakkan hukum, ikut menjadi salah salah satu personil saat penyergapan padepokan Al-Ikhlas. Namun, ternyata tempat tersebut dijaga oleh Mim yang rela mati demi melindungi padepokan.
 
Film ini cukup keren dan memikat, tata gambar  yang digunakan tergambarkan cukup canggih. Dibintangi aktor yang sudah memiliki nama sebut saja Agus Kuncoro, Abimana Aryastya, Donny Alamsyah, Prisia Nasution, Tika Brafani, Cornelio Sunny, dan lain-lain. 
 
Anggy Umbara selaku sutradara dan penulis skenario bersama dengan Bounty Umbara dan Fajar Umbara, cukup berhasil membesut film ini hingga tak terasa hampir 2 jam lebih menyaksikan tanpa lelah. Dibumbui dengan cerita drama percintaan antara Alif dan Laras cukup beralasan agar memiliki greget. Di Bandung film ini masih bertahan tayang hingga pekan ini. (Ode)**  

 

.

Categories:Film,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait