Megawati Merusak Rekonsiliasi Jokowi

Megawati Merusak Rekonsiliasi Jokowi

Megawati Merusak Rekonsiliasi Jokowi

Jakarta - Kabarnya Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengetahui dan merestui upaya Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dalam membentuk Pimpinan DPR tandingan. 

Peneliti divisi kajian hukum tatan egara Sigma Imam Nasef menilai, dukungan Megawati terhadap pembentukan DPR tandingan jelas melanggar etika. Seharusnya mantan Presiden kelima itu  mendukung upaya rekonsiliasi yang sedang dilakukan Jokowi - JK.  "Mestinya Mega mendorong rekonsiliasi agar berjalan sesuai relnya," katanya, Selasa (4/11).

Ia pun mempertanyakan, kapasitas Megawati sebagai negarawan jika menyetujui dan mendukung lahirnya DPR tandingan yang melanggar konstitusi. "Kalau seperti itu mana sisi kenegarawanannya?" tegasnya.

Menurut Nassef, restu orang nomor satu di partai pengusung Jokowi itu justru dapat menjadi sumber konflik baru dengan Koalisi Merah Putih (KMP) di parlemen. "Makin tidak selesai kalau begitu jadinya," tambahnya.

Semakin panjangnya kisruh di parlemen, lanjutnya juga berpotensi menghambat kinerja legislatif. Ia pun menjabarkan masalah yang akan muncul jika kekisruhan di DPR tak segera diselesaikan. Pertama, saat penyusunan program legislasi naisonal (prolegnas) 2015, akan semakin lama. Kedua, fungsi budgeting juga akan menemui jalan buntu ketika DPR masih terpecah.

Sementara masalah ketiga, DPR hanya memiliki sedikit waktu untuk memantau jalannya pemerintahan Presiden Jokowi. "Nanti, bisa nggak dijalankan fungsi controling-nya," tuturnya .(Jr.)**

 

.

Categories:Politik,
Tags:politik,