Makelele Dipecat dari SC Bastia

Makelele Dipecat dari SC Bastia

Claude Makalele Bersama Istrinya Noemie Lenoir. (Foto: Net)

Bastia - Mantan gelandang Perancis Claude Makelele pada Senin, menjadi pelatih pertama klub Liga Prancis (Ligue 1) SC Bastia yang dipecat pada awal musim ini.

"Dewan direktur SCB menyampaikan kepada para pendukung dan mitranya bahwa pada hari ini Claude Makelele tidak lagi menjabat sebagai pelatih klub olahraga Bastia," demikian satu pernyataan yang dilansir dalam website klub, Selasa (04/11/2014).

Makelele, 41, menjadi pelatih di klub Corsicans itu pada musim panas yang lalu, namun dari 12 pertandingan di Ligue 1 hanya dua pertandingan saja yang bisa dimenangkannya.

Kekalahan dalam pertandingan terakhir terjadi pada saat Bastia takluk 1-0 atas Guingamp pada Sabtu sehingga menempatkan klub tersebut pada peringkat kedua dari bawah klasemen Ligue 1.

"Ini adalah resiko menjadi pelatih dan saya menerimanya," kata Makelele ketika ia memiliki waktu untuk berhenti dan berbicara kepada para pewarta setelah mengumumkan berita ini kepada para pemain.

"Saya berterima kasih kepada klub yang telah memperlihatkan kepercayaan terhadap saya. Merupakan suatu kegembiraan untuk dapat melatih tim ini. Saya yakin mereka akan mampu keluar dari kesulita karena kualitas yang ada di sini. Saya tahu SCB akan bertahan di Ligue 1." Sebagai salah satu pemain terbaik di posisinya pada dekade silam saat masih berkarier sebagai pemain di mana ia sempat membela Real Madrid dan Chelsea, Makelele merupakan kapten Paris Saint Germain sebelum kemudian berganti peran menjadi asisten pelatih di klub itu.

Ia meninggalkan posisinya sebagai tangan kanan Laurent Blanc pada musim panas untuk bergabung dengan Bastia dan mendapati perubahan besar pada staf pemainnya sebelum tim barunya bangkit dari tertinggal dua gol untuk menahan imbang Marseille 3-3 pada hari pembuka musim.

Bagaimanapun, kekalahan di markas Guingamp merupakan kekalahan keempat Bastia pada lima pertandingan terakhirnya.

Meski menerima pemecatannya, Makelele tidak setuju jika pengalamannya itu dinilai sebagai kegagalan.

"Tidak sama sekali, sebaliknya. Bagi saya, hanya ada hal-hal positif perihal mempelajari pengalaman. Di masa yang akan datang, saya tidak akan melakukan kesalahan-kesalahan yang sama," tegasnya. (AY)

.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,