Kebijakan Ekonomi Jokowi Sengsarakan Rakyat

Kebijakan Ekonomi Jokowi Sengsarakan Rakyat

Bandung - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia Jawa Barat, menyatakan kekecewaan mereka dengan janji Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam pembangunan ekonomi yang tidak juga meningkat.

Aksi kekecewaan para mahasiswa tersebut mereka lampiaskan dengan melakukan unjuk rasa di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat di Jl. Diponegoro Bandung, Kamis (15/10/2015).

Dalam aksinya kali ini, para mahasiswa mempertanyakan kebijakan ekonomi yang telah diambil Presiden Jokowi sehingga membuat kondisi perekonomian Indonesia semakin memburuk dari waktu ke waktu.

Mereka menilai, kebijakan ekonomi yang diambil Jokowi terbukti semakin menyengsarakan rakyat. Seperti sikap pemerintah yang menaikkan harga BBM pada awal pemerintahannya, dan mencabut subsidi BBM dikala minyak dunia sedang berada di titik terendah. 

"Padahal secara tegas studi BI telah mengatakan jika BBM bersubsidi naik maka inflasi diperkirakan akan naik sebesar 2,1 persen. Namun dampak terhadap pertumbuhan ekonomi tidak terlalu besar, lantaran alokasi subsidi ke sektor infrastruktur lebih kecilnya jumlahnya. Sebab pertumbuhan PDB Indonesia hanya akan bertambah 0,06 persen. Namun pada kenyataannya pemerintah tetap menaikkan harga BBM dan mencabut subsidi BBM. Bahkan menyerahkan mekanisme harga ke mekanisme pasar," kata koordinator aksi unjuk rasa, Habib Baihaqi.

Sebab itu, mahasiswa saat ini merasa sangat kecewa dengan janji yang pernah diungkapkan Presiden Joko Widodo terkait peningkatan ekonomi masyarakat, yang semuanya malah tidak mensejahterakan rakyat. Sebaliknya rakyat dibuat semakin terpuruk dan sengsara. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,