Perempuan Merupakan Penentu Kebijakan

Perempuan Merupakan Penentu Kebijakan

Netty Heryawan. (Foto: Net)

Bandung -- Sebagai center of life, perempuan merupakan penentu kebijakan di berbagai ruang kehidupan. Ketika perempuan sedang berkumpul dalam sebuah organisasi dapat membangun aspek manajerial dan mampu mengidentifikasi permasalahan di masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan  Netty Heryawan saat membuka acara dan memberikan pembekalan pada acara Musyawarah Anggota Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Barat di Aula Gedung Wanita Bandung, Selasa  (4/11/2014) sore.

"Mudah-mudahan keberadaan BKOW akan membantu tugas pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ucap Netty.

Dirinya berharap, di usia BKOW ke-52 dan kaitannya dengan Musyawarah Anggota BKOW Provinsi Jawa Barat, memperhatikan tiga hal dalam memilih pemimpin yaitu mempunyai mimpi akan cita-cita besar, mempunyai semangat kuat dalam mencapai cita-cita dan tindakan positif yang dapat menyatukan organisasi demi kemajuan pembangunan di Jawa Barat.

"Hari ini kita membutuhkan kepemimpinan perempuan yang adaptif yang mampu memetakan permasalahan dimasyarakat, profesional menjalankan tugasnya untuk mewujudkan mimpi kesejahteraan masyakat serta mampu mendekonstruksikan keahlian yang dimiliki untuk masyarakat," ungkapnya.

Sementara Kepala Biro Pengembangan Sosial Setda Prov. Jawa Barat Riadi mengatakan, BKOW sebagai salah satu organisasi yang terus memberikan dukungannya untuk perkembangan dan pertumbuhan pembangunan perempuan di Jawa Barat. Maka dibutuhkan pola pikir dan perilaku jajaran anggotanya untuk mengembangkan daya kreatif, inovatif dan keberanian menghadapi tantangan.

"Musyawarah anggota BKOW Prov. Jawa Barat pada hari ini diharapkan tatanan kehidupannya lebih mengedepankan keharmonisan seperti tergambar pada pepatah "Herang Caina Beunang Laukna", yang berarti menyelesaikan permasalahan tanpa menimbulkan masalah baru atau prinsip saling menguntungkan," papar Riyadi.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,