Rencana Kenaikan BBM Picu Pedasnya Harga Cabe

Rencana Kenaikan BBM Picu Pedasnya Harga Cabe

Rencana Kenaikan BBM Picu Pedasnya Harga Cabe

Jakarta - Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Jakarta Utara mulai merangkak naik akibat adanya rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah sebelum akhir 2014.

"Harga sayuran terutama cabe sekarang naik sekitar Rp10.000 per kilogramnya," kata Umar, pendagang sayur di Pasar Sungai Bambu, Jakarta Utara, Selasa (04/11/2014).

Pria berusia 35 tahun itu menjelaskan saat ini harga cabe merah dari Rp 35.000 naik menjadi Rp 50.000 per kilogramnya.

Sedangkan untuk harga cabe rawit dari Rp 45.000 naik sampai Rp 55.000 per kilogramnya.

Ia menambahkan selain harga cabai yang saat ini mengalami kenaikan adalah bawang, baik bawang merah maupun bawang putih serta beberapa jenis sayuran lainnya.

"Bawang naik sekitar Rp 5.000 per kilonya, selain itu, sayuran seperti sawi, tomat dan kol juga naik meski tidak banyak," katanya.

Tak jauh berbeda Rohimah Pedagang sayur di Pasar Kebon Bawang, juga mengatakan hal serupa.

Saat ini harga sayur mulai mengalami kenaikan meski belum terlalu signifikan.

Menurutnya kenaikan itu dipicu rencana pemerintah menghapuskan subsidi BBM dalam waktu dekat.

"Harga dari tengkulak juga sudah naik, mau tidak mau kami juga menaikkan harga. Katanya harganya naik karena rencana BBM akan naik. Ya biasa lah dari dulu juga seperti itu," katanya.

Namun demikian para pedagang sayur mendukung rencana pemerintah menghapuskan supsidi BBM, tapi mereka meminta agar pemerintah memperhatikan kesejahteraan para pedagang sayur. (AY)

.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,