Dampak Topan Koppu di Filipina Menewaskan 48 Orang

Dampak Topan Koppu di Filipina Menewaskan 48 Orang

Davon - Hingga Kamis, 22 Oktober 2015, jumlah korban jiwa akibat terjangan topan Koppu yang melanda Filipina terus bertambah mencapai 48 orang. Sebagian besar korban tewas akibat tanah longsor yang terjadi karena derasnya hujan dan sungai yang meluap. 
 
Mengutip laporan dari BBC, meski ancaman hujan lebat telah berakhir, efek yang ditimbulkan sejak topan melanda masih terus terjadi. Banjir yang berbahaya terjadi di sejumlah wilayah, sedangkan hujan masih terus turun dengan intensitas sedang.
 
"Meski badai tersebut telah bergerak pelan meninggalkan Filipina, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih terus terjadi di beberapa wilayah di Filipina," kata ahli meteorologi Nick Wiltgen. Terjangan topan Koppu melanda sejumlah wilayah di Filipina sejak hari Minggu lalu intensitasnya memang semakin berkurang.
 
Hujan dalam intensitas besar dilaporkan terjadi di bagian utara Filipina, menyebabkan air yang mengalir deras dari pegunungan dan menerjang desa-desa di bawahnya. Banjir besar dan deras membuat warga naik dan bertahan di atap rumah sambil menunggu pertolongan. 
 
Berdasarkan laporan dari Manajemen Nasional Penanggulangan Bencana Filipina, hingga Rabu pagi lebih 100.000 warga masih berada di pusat evakuasi. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,