Kemenkes Kirim Tenda Isolasi Bebas Asap

Kemenkes Kirim Tenda Isolasi Bebas Asap

Jakarta - Untuk mengatasi makin parahnya kabut asap di sejumlah wilayah seperti Riau, Jambi, Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengirimkan tenda isolasi bebas asap.

Tenda isolasi milik Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) itu biasanya digunakan untuk menangani pasien penyakit menular dan dapat didirikan di kantor-kantor milik pemerintah juga swasta. 

Menurut Menteri Kesehatan, Nila F. Moeloek kepada wartawan di Jakarta, semalam pihaknya mengirimkan lima tenda isolasi milik KKP, di antaranya ke Palangkaraya dan Sampit Kalimantan Tengah. 

Ia juga telah menginstruksikan, pemerintah daerah terdampak kabut asap segera melakukan berbagai langkah dalam menangani dampak kesehatan di wilayahnya. "Kemkes telah mengedarkan ke pemda, meminta agar melakukan pencegahan dan penangan akibat asap ini," ujarnya.

Surat tersebut di antaranya berisi instruksi agar pemda melalui dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota setempat, memantau Indeks standar pencemaran udara (ISPU) 24 jam, Membuka rumah singgah atau shelter di lokasi setempat. 

"Shelter bisa dibuka di ruang pertemuan, GOR atau kantor pemda, juga ruang milik swasta yang tertutup dan mengaturnya di antaranya dengan memasang air purifier dan AC, sehingga asap tidak masuk," tegasnya.

Adapun tenda isolasi diharapkan didekatkan dengan rumah singgah (shelter) jika terjadi sesuatu gangguan penyakit yang dialami masyarakat akibat asap terutama pada orang dengan risiko tinggi, bayi, lansia juga ibu hamil bisa segera dilakukan evakuasi.

Kemkes juga telah meminta RS vertikal untuk membantu, selain meminta RS pendidikan di luar wilayah terdampak kabut asap untuk memberikan bantuan tenaga kesehatan dan pengobatan. Fasilitas Pelayanan Kesehatan juga diminta memberikan layanan 24 jam, Dinkes juga diharapkan membuka pos kesehatan di lokasi umum yang diperlukan dan Dokter diminta proaktif mencari orang yang berisiko tinggi. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:,