Edulab Dukung Gerakan Peduli Pendidikan Pekanbaru

Edulab Dukung Gerakan Peduli Pendidikan Pekanbaru

Pekanbaru - Asap pekat yang menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau semakin berdampak pada aktivitas belajar-mengajar siswa-siswi, sehingga Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru meliburkan sekolah. Memang tidak semua sekolah diliburkan, beberapa di antaranya masuk karena mampu menghilangkan asap di kelas dengan adanya fasilitas Air Conditioner (AC). 
 
Atas musibah itu, Polresta Pekanbaru berinisiatif untuk memberikan bantuan bidang pendidikan, dengan menggandeng Konsultan Pendidikan dari Bandung, Education Laboratory (Edulab) untuk bekerja sama peduli pendidikan. Hal itu dilakukan mengingat selama ini belum ada pihak yang menyasar ke sana. "Banyak relawan memberikan bantuan secara material. Kita akan beri bantuan jasa dan moral," kata Kapolres Pekanbaru, Aries Syarif Hidayat, M.M. 
 
Hal itu direspon positif oleh Edulab yang langsung menerjunkan tim untuk bernegosiasi dengan berbagai pihak, dalam melancarkan rencana itu. Rencananya Edulab akan menerjunkan banyak relawan guna melancarkan pendidikan di Kota Pekanbaru.  "Kami akan menerjunkan 40 sampai 50 relawan ke Pekanbaru pada bulan November dan Desember 2015 ini," kata CEO Edu Global Indonesia (EGI) Krisna Adiarini.
 
Menampilkan IMG_2310.JPG
 
Sebagai orang nomor satu di Edulab, sebuah perusahaan yang bernaung di bawah PT EGI, Krisna Adiarini pun turun langsung untuk melihat kondisi di Pekanbaru. Ia pun bertemu dengan banyak pihak guna meyakinkan, ini solusi yang tepat untuk melancarkan pendidikan di Kota Pekanbaru. "Rencana ini merupakan solusi nyata bagi Kota Pekanbaru yang tengah menghadapi masalah kabut asap," tegasnya.
 
Menampilkan asap-edulab.jpg
 
Sementara itu, Ketua Pelaksana Gerakan Peduli Pendidikan Pekanbaru (GP3), Bimo Adriawan mengatakan, dirinya akan mendukung rencana itu. "Ini adalah gerakan yang harus dilakukan. Kalau bukan kita siapa lagi?," kata Bimo, saat dimintai keterangan melalui sambungan seluler. 
 
Bimo, yang juga sebagai Branch Manager Edulab Pekanbaru menambahkan, dirinya bersama timnya akan berusaha sekuat tenaga untuk melancarkan rencana ini. Gerakan Peduli Pendidikan Pekanbaru ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas belajar-mengajar yang sempat terganggu karena asap. Oleh karena itu, baik dari pihak Polresta Pekanbaru maupun Education Laboratory, agar bekerja sama, saling mendukung dan saling membantu dengan tujuan agar siswa-siswi dapat mengejar ketertinggalan belajar. 
 
"Kami tidak ingin siswa-siswi khususnya mereka yang duduk di kelas IX dan XII terganggu, karena Ujian nasional (UN) dan Ujian Sekolah (US) semakin dekat," Krisna Adiarini menambahkan. (Jr.)**

 

.

Categories:eduglobal,
Tags:,