Museum KAA Disambangi Pemuda Asia Afrika AAYP

Museum KAA Disambangi Pemuda Asia Afrika AAYP

Bandung - Para peserta Asia Africa Youth Partnership (AAYP) 2015 menyambangi Museum Konferensi Asia Afrika (MKAA), yang terletak di kompleks Gedung Merdeka Bandung, Jawa Barat. 
 
Kunjungan tersebut dilakukan guna mengenal sejarah dan kebudayaan Asia dan Afrika secara lebih dalam. Mereka mendapat penjelasan mengenai Konferensi Asia Afrika pada 1955, yang menjadi tonggak penting dalam sejarah bangsa-bangsa Asia dan Afrika.
 
Saat ini, generasi pemuda memiliki banyak kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dengan cara memanfaatkan perkembangan teknologi dan globalisasi. Apalagi, munculnya sosial media mampu mempermudah mereka menjadi aktor diplomasi publik bagi kerja sama Asia-Afrika. Para peserta pun diajak berbagi foto dan pengalaman melalui akun media sosialnya, agar bisa menyebarkan semangat Konferensi Asia-Afrika.
 
Selain mengunjungi MKAA, para peserta juga merumuskan "Asian African Youth Message for the World". Pesan itu merupakan hasil buah pemikiran dan komitmen mereka sebagai generasi muda, dalam memperkuat dan meningkatkan kerja sama antarkedua benua.
 
"Kekuatan generasi muda jangan dianggap remeh. Salah satu cara kuat adalah dengan persatuan. Mari lupakan perbedaan dan bekerja sama untuk hubungan yang lebih baik antara Asia-Afrika," kata salah seorang wakil dari Zimbabwe, Susan Mapfumo, berdasarkan keterangan tertulis, Rabu (4/11/2015).
 
Para peserta AAYP 2015 mendapatkan berbagai pengalaman baru, sekaligus bisa mengenal budaya Indonesia yang begitu beragam. Tak hanya MKAA, mereka bertandang ke Saung Angklung Udjo di kawasan Padasuka Kota Bandung, untuk memainkan angklung dalam harmonisasi tradisional maupun modern.
 
Selain Kota Bandung, kota lain yang akan dikunjungi para pesera AAYP 2015 adalah Jakarta. Mereka diajak mengenal budaya di Museum Fatahillah, Museum Wayang di Kota Tua, serta Taman Mini Indonesia Indah (TMII). (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,