Ratusan Ribu Guru Honorer Kecewa Batal Jadi PNS

Ratusan Ribu Guru Honorer Kecewa Batal Jadi PNS

Jakarta - Pupus sudah, harapan pengangkatan status ratusan ribu guru honorer untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Pasalnya, berdasarkan informasi janji pemerintah untuk mengangkat guru honorer sebagai PNS dibatalkan.
 
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo membenarkan, dirinya baru saja mendapatkan informasi bila janji pemerintah untuk mengangkat honorer sebagai PNS dibatalkan.
 
"Kami sangat menyesalkan karena di UU APBN yang baru saja disahkan oleh DPR RI, tidak ada anggaran untuk mengangkat guru honorer. Saya seperti tersambar petir," katanya dalam Rakornas IV Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) di Kantor PGRI, Jakarta, Jumat (6/11/2015).
 
Ia sendiri menjadi saksi ketika Menteri PAN RB Yuddy Chrisnandi menjanjikan perubahan status guru honorer di Tanah Air. Saat itu, sekira 40 ribu guru honorer melakukan demo menuntut pengangkatan sebagai PNS. Dalam audiensi dengan Kemenpan RB yang juga diikuti perwakilan DPR RI, Kemenkeu, Kemendikbud, dan Bapenas, Menteri Yuddy berjanji akan mengangkat 439.596 pegawai honorer di seluruh Indonesia.
 
Salah satu poin yang disetujui pemerintah, yakni Komisi II DPR RI dan Kemenpan RB sepakat untuk mengangkat tenaga honorer melalui proses verifikasi. Selain itu, Komisi II dan Kemenpan RB akan membicarakan dukungan mengenai keuangan bersama, berkenaan dengan keputusan bersama pada pengangkatan guru honorer yang akan dibicarakan sebelum APBN 2016.
 
"Untuk anggaran yang dibutuhkan untuk pengangkatan honorer pada 2006-2019 mencapai sebesar Rp 11,2 triliun," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Pendidikan,
Tags:,