Film "Badoet" Tawarkan Horor Tak Biasa

Film

Pendukung film Badoet usai nonton bareng di Studio XXI TSM Bandung.Foto Wa Ode

Bandung- Film horor Indonesia identik dengan setan gentayangan, suara-suara ngeri dari alam kubur sehingga menimbulkan bulu kuduk berdiri. Suasana ini sudah sangat lazim dipertontonkan film Indonesia. Judul film nya pun sudah menyiratkan isi cerita. 
 
Tetapi tidak dengan film "Badoet" karya Awi Suryadi yang menawarkan cerita dengan seting horor. Bodoet atau badut  yang diproduksi DT Film Indonesia ini justru memberikan nuansa berbeda dengan film horor kebanyakan.  Idenya dibuka dengan suasana rumah susun kumuh dipinggiran Jakarta. 
 
Suasana sederhana, berhimpitan, namun juga disatukan oleh eratnya tali kekeluargaan terlihat lewat komunikasi yang ada. Di tengah suasana inilah tragedi menyambar. Tiga anak–anak penghuni rusun harus kehilangan nyawa. Ketiganya dalam waktu yang berdekatan, dan dengan cara yang tragis, yakni bunuh diri. Timbul pertenyaan, mengapa anak-anak itu dengan mudah mau menjemput kematiannya?
 
Adalah tiga anak muda penghuni rusun yang memutuskan untuk menyelidiki. Mereka adalah Donald (Daniel Topan), mahasiswa penggemar sepakbola yang cerdas namun termperamental. Farel (Christoffer Nelwan), sepupu Donald yang culun tapi baik hati. Serta Kayla (Aurelie Moeremans) , teman kuliah Donald yang tomboi dan ceplas-ceplos. Ketiganya bersebelahan dengan Raisa (Ratu Felisha), seorang single mother, dan Vino, anaknya yang lucu dan menggemaskan. Sosok di balik deret kematian ini mulai terungkap setelah mereka menemukan puluhan kertas berisi gambar badut misterius di kamar ketiga anak yang telah meninggal.

Setelah Vino mulai terobsesi menggambar sosok badut yang sama, sadarlah Donald, Farel dan Kayla, bahwa bocah delapan tahun itu kini juga berada di bawah incaran sang badut. Setelah meminta bantuan dari mantan seteru Donald di media sosial, seorang gadis indigo bernama Nikki (Tiara Westlake), mereka pun berusaha menghindarkan vino dari incaran bahaya. Bersamaan dengan mulainya usaha mereka, teror datang bertubi-tubi.

Dan seiring dengan memuncaknya kengerian, Donald dan kawan–kawan tersadar, kekuatan jahat yang mereka hadapi bukanlah sembarang kekuatan. Dia datang dari kegelapan terdalam, dipenuhi oleh kekejian, dan tidak akan ragu untuk mencabut nyawa mereka yang berusaha menghentikannya.
 
Film yang akan tayang 12 November 2015 di bioskop Indonesia ini menawarkan ide yang cukup cemerlang. Penggarapan musik, kamera dan dimainkan dengan akting yang matang perlu pula diberikan apresiasi pada sang sutradara Awi Suryadi yang cukup berhasil menghalusinasi penonton dengan adanya ketegangan, tawa sekaligus menyeramkan karena berhadapan dengan pembunuhan. 
 
Tak ada hantu di film ini, tetapi sosok badut berhasil merasuk alam bawa sadar anak-anak yang akhirnya mereka rela dijemput kematian. Ibaratnya datang membawa tawa pulang membawa nyawa menjadi ikon film ini.
 
Menurut Awi Suryadi usai menggelar nonton bareng di Studio XXI TSM Bandung, Selasa (10/11/2015), film ini digarap dengan kehati-hatian yang bermula dari ketakutan akan badut. "Untuk observasi persiapan pemilihan pemain memakan waktu hampir 6 bulan, film ini memang memerlukan waktu khusus untuk menterjemahkannya agar hasilnya tidak biasa," kata sang sutrdara muda. 
 
Daniel Topan yang bertindak selaku produser film "Badoet" menambahkan, jika film ini selain menghibur juga memberi pelajaran kalau film horor harus digarap cerdas sehingga penonton bisa menikmatinya dengan berbeda. "Kita memperkecil pengulangan, sehingga film horor bisa dilihat punya kelas demi film Indonesia," kata pemeran Donald ini. 
 
Film ini juga dibintangi Marcel Chandrawinata, Ronny P Chandra (badut), dan sejumlah pemain anak-anak yang dimainkan dengan apik. (Ode)**
 
 
 
 
 
 
Sinopsis Film Badoet 2015 Bioskop yang merupakan garapan Sutradara Awi Suryadi dan di Produksi oleh DT Film Indonesia. Film 'Badoet' ini dibintangi Marcel Chandrawinata dan rencananya akan tayang di Bioskop Cinema 21-XXI mulai 12 November 2015. Untuk info lebih detailnya, silahkan anda baca langsung Review Sinopsis serta Trailer Film Badoet 2015 yang ada di bawah:

Film Badoet 2015

* Judul Movie : Badoet
* Movie Tayang: 12 November 2015
* Genre: Horror
* Produksi: DT Film Indonesia
* Sutradara: Awi Suryadi
* Rating: R 13+
* Durasi: - minutes
# Casts:
- Marcel Chandrawinata
- Ratu Felisha
- Daniel Topan
- Ronny P. Tjandra
- Aurelie Moeremans
- Tiara Westlake

SINOPSIS:
 
 

Sebuah rumah susun di pinggiran kota jakarta. Sederhana, berhimpitan, namun juga disatukan oleh eratnya tali kekeluargaan. Di tengah suasana inilah tragedi menyambar. Tiga anak–anak penghuni rusun harus kehilangan nyawa. Ketiganya dalam waktu yang berdekatan, dan dengan cara yang tragis, yakni bunuh diri. Anak–anak ini dikenal ceria dan datang dari keluarga yang harmonis. Apa yang menyebabkan mereka mau mencabut nyawanya sendiri??

Adalah tiga anak muda penghuni rusun yang memutuskan untuk menyelidiki. Mereka adalah Donald, mahasiswa penggemar sepakbola yang cerdas namun termperamental. Farel, sepupu Donald yang culun tapi baik hati. Serta Kayla, teman kuliah Donald yang tomboi dan ceplas-ceplos. Ketiganya bersebelahan dengan Raisa, seorang single mother, dan Vino, anaknya yang lucu dan menggemaskan. Sosok di balik deret kematian ini mulai terungkap setelah mereka menemukan puluhan kertas berisi gambar badut misterius di kamar ketiga anak yang telah meninggal.

Setelah Vino mulai terobsesi menggambar sosok badut yang sama, sadarlah Donald, Farel dan Kayla, bahwa bocah delapan tahun itu kini juga berada di bawah incaran sang badut. Setelah meminta bantuan dari mantan seteru Donald di media sosial, seorang gadis indigo bernama Nikki, mereka pun berusaha menghindarkan vino dari bahaya. Bersamaan dengan mulainya usaha mereka, teror datang bertubi-tubi.

Dan seiring dengan memuncaknya kengerian, Donald dan kawan–kawan tersadar, kekuatan jahat yang mereka hadapi bukanlah sembarang kekuatan. Dia datang dari kegelapan terdalam, dipenuhi oleh kekejian, dan tidak akan ragu untuk mencabut nyawa mereka yang berusaha menghentikannya!!
.

Categories:Film,
Tags:,