ISIS Klaim Dalangi Seluruh Serangan Teror di Paris

ISIS Klaim Dalangi Seluruh Serangan Teror di Paris

ISIS klaim bertanggung jawab atas seluruh serangan teror di Paris, Perancis. (foto - istimewa)

Paris - Kelompok militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) telah mengklaim, mendalangi aksi serangan teror mengerikan yang menewaskan ratusan orang di Paris, Perancis pada Jumat malam waktu setempat. Demikian disampaikan oleh beberapa pendukung militan ISIS, melalui akun media sosialnya.
 
Dalam beberapa akun yang diyakini pendukung ISIS, terlihat tweet yang mengatakan "Tuhan memang baik. Tuhan melindungi serangan pejuang-pejuang kami. Setidaknya 100 sandera tewas".
Dilansir Express, klaim ISIS melalui akun media sosialnya tersebut seakan diperkuat dengan fakta, sang pelaku penembakan brutal mengucapkan kata-kata ‘Ini untuk Suriah, Tuhan maha besar’ sebelum melakukan aksinya di Gedung Konser Bataclan.
 
Para pengamat menilai, peristiwa mengerikan di Paris itu ada hubungannya dengan kabar tewasnya algojo ISIS Jihadi John, dalam serangan udara Amerika Serikat (AS) di Suriah.  Seperti diberitakan, sebanyak 153 orang dilaporkan tewas dalam serangan troris secara beruntun di enam lokasi di Paris, Prancis. Di gedung konser Bataclan sekitar 112 orang tewas, sementara 41 orang lainnya tewas di lima lokasi serangan lainnya.
 
Di tempat konser musik Bataclan sebelah timur Kota Paris, sekelompok pria bersenjata senapan AK-47 melepaskan tembakan secara membabi buta ke arah kerumunan penonton. Petugas dilaporkan berhasil menembak mati tiga penyerang di tempat ini, namun sejumlah warga sipil juga tewas.
 
Sejauh ini, ISIS memang dituding bertanggung jawab atas insiden penembakan dan pengeboman yang melanda Kota Paris. Meski sebagian besar belahan dunia berkabung, tetapi tak sedikit yang justru memberikan reaksi berbeda.
 
Tragedi tersebut  memang langsung menjadi topik hangat di media sosial. Banyak yang mengecam aksi biadab itu, namun bagi para pendukung dan simpatisan ISIS yang mayoritas dari dunia Arab, menganggap teror ini sebagai sebuah 'kemenangan'. 
 
"Ingat 14 November Paris. Ini akan tertanam dalam pikiran mereka, seperti serangan 11 September untuk orang Amerika," tulis salah satu pendukung ISIS lewaat akun twitternya, seperti dilansir Ibttimes
 
Bahkan, tak sedikit pendukung dan simpatisan ISIS yang menyertakan sebuah foto konvoi ISIS. "Allah telah membela hamba-Nya dan ini bukti, kalian tidak kuasa menghadapi kekuatan tentaranya. Kami akan permalukan kalian, Perancis," tulis salah satu akun twitter lainnya. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,