Grace Natalie, 'PSI Siap Bertarung di Pileg 2019'

Grace Natalie, 'PSI Siap Bertarung di Pileg 2019'

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie.

Jakarta - Di hari jadinya yang genap satu tahun, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas), yang bertema "Setahun Merajut Solidaritas". Di hadapan ribuan kadernya, Ketua Umum PSI Grace Natalie curahkan isi hatinya mengenai donasi bagi partainya. 
 
Partai yang kebanyakan anggotanya di bawah umur 45 tahun itu selain mengundang PAS Band, anggota dan pengurus partai dari seluruh Indonesia juga dihibur oleh atraksi multimedia yang disuguhkan panitia. Menurut Ketua Umum PSI Grace Natalie, partainya memiliki tiga poros misi untuk diemban, menebar kebajikan, merawat keragaman dan mengukuhkan solidaritas.

Lewat tiga misi tersebut, PSI memiliki tugas yang harus dijalankan seperti tidak akan masuk ke dalam persekongkolan jahat untuk melemahkan KPK. Sebab, lembaga antirasuah adalah anak kandung dari reformasi dan terus memerangi korupsi dan intoleransi.

"PSI tak akan terlibat persekongkolan jahat melawan KPK. Korupsi dan intoleransi harus kita hapuskan, dari Indonesia. Kader PSI tidak akan pernah tertarik untuk membuat perda injil, atau syariah. Tidak ada gubernur, membatasi masyarakat untuk beragama. Tidak boleh ada lagi pembakaran rumah ibadah, tidak ada lagi orang yang terusir dari tanahnya hanya karena berbeda keyakinan," tegas Grace.

Terkait kesiapan PSI menyongsong Pilkada 2019, lanjutnya, partainya siap berkompetisi dengan partai politik yang lebih dahulu lahir. Kini partainya telah memiliki 1.000 donatur dari 34 provinsi di Indonesia untuk membantu PSI memenangkan suara di Pileg 2019 mendatang.

Mengenai seringnya ditanya soal donasi partai, Grace mengakui membangun partai itu butuh uang. Namun uang itu bukan elemen yang utama. Fund rising itu sangat penting bagi partai, tapi yang paling penting adalah  friend rising. "Buktinya sekarang ini telah hadir 1.000 donatur PSI," katanya.

Mantan presenter TV itu  juga bersyukur dan berterima kasih, karena bantuan kadernya yang menyumbang dana untuk menghidupkan partainya tersebut. "Meski partai ini tak punya media,  semua kabar PSI bisa tersiar. Saya mewakili partai mengucapkan terima kasih kepada donatur PSI. Tanpa kalian, kami bukan siapa-siapa," aku Grace.

Grace pun mengajak para kadernya untuk terus melakukan kebajikan bagi semua manusia. Hal itu sangat penting, sebagai salah satu landasan berpijak partainya. "Krisis kebajikan jauh lebih berbahaya ketimbang krisis ekonomi," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Politik,
Tags:,