Indonesia Hadapi Krisis Listrik Dua Tahun ke Depan

Indonesia Hadapi Krisis Listrik Dua Tahun ke Depan

Indonesia Hadapi Krisis Listrik Dua Tahun ke Depan

Jakarta - Indonesia bisa mengalami krisis listrik dalam dua tahun ke depan, apabila pemerintah tidak membuat terobosan dalam membangun pembangkit listrik.Sebab, setiap pertumbuhan ekonomi 1 persen diperlukan peningkatan suplai listrik 1,5 persen.

"Makin nyata, kalau tak ada langkah terobosan, dalam dua tahun dari sekarang akan terjadi krisis. Listrik itu butuh kalau pertumbuhan ekonomi 1 persen, kita harus growth (tumbuh) 1,5 persen untuk cadangan segala macam. Jadi kalau kita mau pertumbuhan 6 persen, listrik harus tumbuh 9 persen," aku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said di Jakarta, Selasa (4/11).

Menurut Sudirman, untuk itu pemerintah harus membangun 7.000 megawatt listrik setiap tahunnya. Saat ini, kemampuan nasional baru sebatas membangun 2.000 megawatt per tahun. "Yang 5.000 bagaimana? Ini kita cari jalan. Itupun PLN punya keterbatasan dari sisi neraca. Jadi  harus ada terobosan. Kita belum bicara dengan Dewan Energi Nasional," tegasnya.

Wapres sendiri, lanjutnya telah memberikan arahan secara umum, dan meminta agar Kementerian ESDM mengkaji semua opsi dalam meningkatkan kapasitas PLN. "Sabtu, saya akan ketemu tim yang sama untuk mendalami lagi, guna mengatasi masalah listrik," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,