370 Rumah Ambruk, Gempa Beruntun Goyang Halmahera

370 Rumah Ambruk, Gempa Beruntun Goyang Halmahera

Halmahera Barat: - Sejak 16 November lalu, secara beruntun Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, yang mengakibatkan sedikitnya 370 rumah ambruk. Gempayang terjadi secara terus menerus itu, berasal dari jalur subduksi di laut dan di jalur sesar di darat dengan pusat gempa 61 kmTimur Laut Ternate. Bahkan, pada Jumat terjadi sebanyak 130 gempa dalam kurun waktu 16 jam. Meski gempa yang menggetarkan wilayah itu tak berkekuatan besar, kurang dari 5 SR, hanya saja getarannya terasa cukup kuat di Kecamatan Jailolo. Kerusakan rumah terjadi di dua desa, yaitu Desa Bovanehena dan Desa Galala Kec Jailolo. Kerusakan di Desa Bobanehena 276 unit rumah rusak ringan (RR), 53 unit rumah rusak sedang (RS), 21 unit rumah rusak berat (RB ), 2 unit masjid rusak sedang, 1 unit Sekolah Dasar rusak sedang. Sedangkan di Desa Galala 15 Unit rumah rusak ringan, 5 unit rumah (RB ), 1 unit musholah rusak sedang, 1 ruas jalan umum mengalami rusak berat. Demikian keterangan dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (22/11/2015). Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama SKPD terkait telah bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan sementara di lokasi. Bupati Halmahera Barat pun telah menetapkan SK Tanggap Darurat selama 14 hari, terhitung sejak 21 November. Menurut Sutopo, akses jalan yang sulit dijangkau dan jarak lokasi terdampak yang cukup jauh menjadi kendala dalam penanganan bencana ini. Sutopo menyebut, personel yang tersedia untuk penanggulangan bencana juga terbatas. "Sementara kebutuhan mendesak adalah logistik berupa makanan dan bahan bangunan," katanya. (Jr.)** .

Categories:Daerah,
Tags:,