Seni Budaya Tanjung Jabung Timur Pukau Turis Perancis

Seni Budaya Tanjung Jabung Timur Pukau Turis Perancis

Para Turis Domestik dan Manca Negara Menyukai Seni dan Budaya Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Jakarta - Bulan Promosi, Seni dan Budaya serta gelar produk Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta menggugah simpati para wisatawan domestik maupun regional. Di antaranya, wisatawan asal Perancis. "Wah ini sangat menarik, kami sangat menyukainya," kata Patrice Brun, salah seorang wisatawan asal Perancis dalam bahasa Inggrisnya.

Selain sejumlah kerajinan dan aneka makanan olahan asal Kabupaten Tanjung Jabung Timur, juga menampilkan budaya prosesi mengantar pengantin pria yang dikenal dengan syair berpantun mengantar pengantin pria. Tarian bubu bajau, tarian ngarak tempayan dan sejumlah lagu daerah khas Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung. "Ini sangat unik dan kami yakin kalau ini terus dipromosikan akan banyak wisatawan yang berkunjung ke Tanjung Jabung Timur," katanya. 

Sementara itu, Bupati Tanjung Jabung Timur Ambo Tang mengatakan dengan terlaksananya bulan promosi ini diharapkan ke depan Kabupaten Tanjung Jabung Timur menjadi salah satu daerah yang memiliki daya tarik dan daya saing yang tinggi, sehingga para investor mau berinvestasi di sini.

"Kita berharap dengan kegiatan ini para investor maupun wisatawan mau ramai-ramai berkunjung ke daerah kita. Kita memiliki kebudayaan dan kesenian yang menarik. Apalagi untuk sumberdaya alam kita yang sangat potensial bagi para investor untuk berinvestasi," kata Ambo Tang.

Saat ini, lanjut Ambo, sudah ada enam perusahaan yang akan berinvestasi didaerah kita. Dengan demikan sudah barangtentu akan meningkatkan ekonomi masyarakat dan membuka lapangan kerja baru.

"Makanya saya minta kepada SKPD terkaiit agar tidak mempersulit investor yang akan berinvestasi di daerah kita. Selagi itu tidak melanggar ketentuan-ketentuan perundang-undagan yang berlaku," katanya.

Peran pelaku usaha atau pun pelaku bisnis, menurut Bupati, juga menentukan dalam pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Dengan banyaknya lapangan pekerjaan dan para pelaku usaha membuka usaha di daerah ini tentu ke depan akan menjadikan masyarakat kita sejahtera. 
 
Bupati juga mengingatkan semakin dekatnya masyarakat ekonomi ASEAN yang akan efektif pada 1 Januari 2016 nanti. Dengan terbentuknya masyarakat ekonomi ASEAN akan menjadikan kawasan ASEAN lebih terintegrasi menyatu secara penuh dengan perekonomiann global. Masyarakat ASEAN diharapkan memiliki daya saing tinggi dan nantinya kita tidak akan asing lagi dengan berbagai macam produk dari Thailand, Kamboja ataupun Myanmar.

"Nah kabupaten kita menjadi salah satu daerah yang sangat strategis, apalagi dengan keberadaan Pelabuhan Internasional Ujung Jabung nanti," ungkapnya.

Lantas apakah telah siapkah daya saing produk dan SDM kita? Ambo menegaskan, mau tidak mau kita harus siap. Tentunya dengan komitmen bersama-sama untuk bersinergi lebih kuat lagi. Hal itu agar dapat lebih mengakselerasi kemajuan daerah Tanjab Timur terutama mengakselerasi daya saing.

"Makanya kami akan berusaha menciptakan iklim yang kondusif bagi dunia usaha. Salah satunya dengan memberikan kemudahan dan penyederhanaan prosedur perizinan kepada dunia usaha," tegasnya. (Jr.)**
.

Categories:Hiburan,
Tags:,