Emil, 'Semestinya Habib Rizieq Meminta Maaf'

Emil, 'Semestinya Habib Rizieq Meminta Maaf'

Walikota Bandung Ridwan Kamil

Bandung Perkataan pentolan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq, yang mengubah 'Sampurasun menjadi Campur Racun' dinilai sangat tidak pantas. Sebagai salah satu tokoh masyarakat Sunda, Ridwan Kamil meminta agar Habib Rizieq dengan lapang dada meminta maaf, khususnya pada masyarakat Sunda.
 
"Sudah seharusnya, Habib Rizieq minta maaf kepada masyarakat Sunda," kata Walikota Bandung Ridwan Kamil. Penggunaan Sampurasun. katanya sebagai salam tidaklah menyalahi apa pun, terlebih makna atau arti dari kata tersebut pun baik. "Sampurasun apa jeleknya coba? Itu biasanya karena ketidaktahuan yang melahirkan ketidakpedulian,” katanya.
 
Seperti diketahui, dalam setiap berpidato atau memberikan sambutan Ridwan Kamil  selalu mengucapkan Sampurusun sebagai salam pembuka. Begitupun beberapa pejabat nasional lain seperti menteri, akan selalu menyapa masyarakat Sunda dengan ucapan Sampurasun jika tengah berada dalam sebuah acara.
 
Wajar kalau masyarakat Jawa Barat khususnya yang memiliki darah Sunda dibuat geram dengan perkataan pentolan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq yang mempermainkan ucapan salam sampurasun.
 
Ridwan Kamil pun merasa cukup terhentak dengan apa yang diucapkan Habib Rizieq mengubah sampurasun menjadi campur racun. "Tidak semestinya kultur-kultur yang ada di nusantara dijadikan candaan,” tegas Emil.
 
Menurutnya, jika Habib Rizieq bermaksud membuat jokes dengan memplesetkan Sampurasun, tindakan itu tidaklah pantas dan tidak lucu.
 
Emil berpendapat, pengucapan Sampurasun dalam salam pembuka merupakan sebuah ungkapan keberkahan bagi manusia dan alam semesta. Hal itu tak ubahnya seperti ucapan salam lainnya, yang memiliki makna atau arti saling mendoakan. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,