Tewas Tertembak, 53 WNI yang Tergabung ISIS

Tewas Tertembak, 53 WNI yang Tergabung ISIS

Meski banyak yang sudah tewas, makin banyak WNI yang gabung ISIS. (foto - ilustrasi)

Jakarta - Sedikitnya 53 warga negara Indonesia (WNI)yang tergabung dalam ISIS tewas tertembak di Suriah. "WNI yang sudah meninggal tertembak di Suriah sudah 53 orang, sedangkan korban bom bunuh diri ada empat orang," kata Ketua Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Saud Usman Nasution.
 
Menurutnya, banyak WNI yang tergiur akan pekerjaan dan gaji besar yang ditawarkan ISIS sebagai sopir tank atau bekerja di ladang minyak. Namun kenyataannya mereka terlantar di sana dan mengalami kendala bahasa, sehingga banyak dari mereka yang memutuskan untuk kembali.
 
"Berdasarkan data kepolisian, sedikitnya ada 800 WNI yang sudah tergabung dengan ISIS, dan 169 telah dipulangkan lewat Turki," kata Saud  pada diskusi yang diadakan Foreign Policy Community of Indonesia bertemakan 'Evolving Multilateral Coalition Against ISIS' di Hotel Borobudur Jakarta.

Saud mengatakan, bom Bali 2 misalnya merupakan cikal bakal terbentuknya ISIS, hal itu terjadi sebagai balas dendam atas serangan yang dilakukan AS di Baghdad. Pemerintah Indonesia tengah berupaya melakukan pendekatan terhadap para calon anggota teroris dan mantan anggota teroris, lewat menggunakan pendekatan secara halus.

"Pengidentifikasian latar belakang, rehabilitasi dan melakukan pengecekan mental, diyakni bisa merebut hati mereka agar dapat memberi informasi terkait dengan sindikat terorisnya," tegas Saud.

Sementara bagi para mantan anggota, mereka dapat diberikan dukungan pendidikan dan pekerjaan serta mengembalikan nama baik mereka di tengah masyarakat. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,