Jelang Natal & Tahun Baru Bali Perketat Akses Wisatawan

Jelang Natal &  Tahun Baru Bali Perketat Akses Wisatawan

Bali perketat masuknya turis asing (foto - ist)

Denpasar - Menjelang Natal dan Tahun Baru, keamanan di Bali diperketat, yang tidak terlepas karena ancaman teror ISIS. Baru-baru ini, enam perwira polisi mendapat ancaman dari ISIS. Ancaman itu tidak hanya menjadi sinyal bahaya bagi aparat kepolisian, tapi juga masyarakat sipil termasuk wisatawan.
 
Menurut Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Padjaitan, serangan teror di tujuan wisata populer selama masa liburan berpotensi terjadi. Oleh karena itu, semua akses masuk ke beberapa destinasi wisata utama di Indonesia mutlak diperketat.
 
“Itu sebabnya kami mewaspadai di semua pintu, pelabuhan, laut dan udara, serta tempat-tempat lainnya juga,” katanya, Kamis (10/12/2015).
 
Beberapa tujuan wisata populer di Indonesia memang mulai meningkatkan keamanan, termasuk Pulau Bali. Di Pulau Dewata telah meningkatkan keamanan di pintu masuk utama, khususnya Bandara Ngurah Rai, Denpasar.
 
"Operasi lilin untuk periode Natal dan Tahun baru akan ditingkatkan,” tutur Juru bicara Kepolisian Nasional Indonesia, Agus Rianto. Apalagi, baru-baru ini, seorang pria asal Inggris telah di deportasi dari Denpasar ke Doha menggunakan pesawat. Ia dicurigai membawa benda mencurigakan seperti bom di dalam tasnya. (Jr.)**
.

Categories:Wisata,
Tags:,