Konser Rakyat Antikorupsi Bius Ribuan Warga di Tegallega

Konser Rakyat Antikorupsi Bius Ribuan Warga di Tegallega

Walikota Bandung Ridwan Kamil naik panggung di Konser Rakyat Antikorupsi di lapangan Tegallega. (foto - ist)

Bandung - Ribuan warga tumpah ruah di Lapangan Tegallega Kota Bandung, Jumat (11/12/2015) malam. Warga begitu antusias untuk turut menyaksikan Konser Rakyat Antikorupsi bertajuk "Uncorrupted Fest".
 
Konser Rakyat Antikorupsi tersebut merupakan penutupan dalam rangkaian Peringatan Hari Antikprupsi 2015, yang digarap Komunitas Musik Bandung dan Komunitas Para Pegiat Indie (Koppie). Sedikitnya satu kompi Dalmas dan satu kompi Brimob telah bersiaga untuk mengamankan konser tersebut.
 
Acara dibuka dengan menampilkan Band Indie asal Bandung, Efek Rumah Kaca. Tak ayal baru beberapa detik Efek Rumah Kaca menampilkan kebolehannya, para penonton pun langsung bergemuruh.
 
Bahkan sempat terjadi sedikit ketegangan di tengah penonton yang menyebabkan anggota kepolisian langsung menertibkan. Namun, ketegangan bisa diredam. Sejumlah penonton pun kembali menyaksikan konser dengan tertib.
 
Konser Rakyat Antikorupsi itu sendiri sebagai bentuk dukungan untuk memerangi korupsi yang merajalela di Indonesia. Sedikitnya empat grup musisi asal Kota Bandung menampilkan kebolehannya, berupa lagu-lagu yang bertemakan korupsi.
 
Dadan Ketu, pegiat musik Bandung mengatakan, empat grup musisi yang menciptakan lagu bertemakan korupsi itu, di antaranya Banda Neira dengan lagunya "Sebagai Kawan", Alone At Last dengan lagu "Korupsi Sampai Mati", Taring dengan lagunya "Konfrontasi Tanpa Solusi" dan Eyefeelsix dengan lagunya "Serum".
 
"Ini merupakan anthem yang dibuat oleh musisi Bandung untuk KPK. Isinya tentang keteguhan untuk tetap melawan korupsi," kata Dadan di sela-sela acara.
 
Menurut Dadan, lagu-lagu tersebut dapat diunduh secara gratis melalui website uncorruptedfest.com. Sejak pertama kali diluncurkan sepuluh hari yang lalu, keempat lagu tersebut sudah diunduh tidak kurang dari10 ribu orang.
 
"Ini sebagai bentuk komitmen untuk KPK. Dan lagu-lagu ini dibuat agar semua orang inget. Tujuannya lagu-lagu itu bisa digunakan mulai dari diri sendiri," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Musik,
Tags:,