Terbukti Suap OC Kaligis Diganjar 5,5 Tahun Penjara

Terbukti Suap OC Kaligis Diganjar 5,5 Tahun Penjara

Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi memvonis Otto Cornelis Kaligis 5,5 tahun. (foto - ist)

Jakarta - Advokat Senior Otto Cornelis Kaligis diganjar 5,5 tahun penjara serta denda Rp 300 juta subsidair empat bulan kurungan, oleh Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi.
 
"Mengadili menyatakan terdakwa Otto Cornelis Kaligis terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan pertama," kata Ketua Majelis Hakim Sumpeno saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (17/12/2015).
 
Majelis Hakim menilai, Kaligis telah terbukti memberikan uang kepada Tripeni lrianto Putro selaku Hakim PTUN 5.000 dolar Singapura dan 15.000 dolar AS, kepada Dermawan Ginting dan Amir Fauzi selaku Hakim PTUN masing-masing sebesar 5.000 dolar AS serta Syamsir Yusfran selaku Panitera PTUN sebesar 2.000 dolar AS.
 
Uang diberikan untuk mempengaruhi putusan atas permohonan pengujian kewenangan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, sesuai dengan Undang Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang administrasi Pemerintahan atas Penyelidikan tentang dugaan terjadinya Tindak Pidana Korupsi Dana Bantuan Sosial (Bansos), Bantuan Daerah Bawahan (BDB), Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan tunggakan Dana Bagi Hasil (DBH) dan Penyertaan Modal pada sejumlah BUMD pada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
 
Perbuatan Kaligis dinilai telah memenuhi unsur-unsur dalam Pasal 6 ayat (1) huruf a Undang-Undang No. 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,