Disita 2,3 Ton Sampul Alquran Bahan Terompet Tahun Baru

Disita 2,3 Ton Sampul Alquran Bahan Terompet Tahun Baru

Disita 2,3 ton sampul Alquran yang digunakan sebagai bahan terompet tahun baru. (foto - ist)

Semarang - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Jawa Tengah akhirnya menyita 2,3 ton sampul Alquran, yang digunalkan untuk bahan pembuatan terompet tahun baru. Penyitaan berlangsung di sebuah tempat produksi terompet Tahun Baru di daerah Klaten.
 
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Liliek Darmanto mengatakan, polisi bertindak cepat dengan meminta produsennya bertindak proaktif. Selain menarik peredaran, produsen juga menghentikan produksi dan menarik produk yang sudah beredar. 
 
Penyitaan sampul Alquran yang salah cetak dan tak terpakai itu dilakukan Polres Klaten. Polisi juga memeriksa 3 orang terkait hal itu. "Sedikitnya 2,3 ton kertas bekas sampul bertuliskan Arab sudah kami sita di Klaten,"  kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes A Liliek Darmanto, Selasa (29/12/2015).
 
Ia meminta agar peristiwa itu disikapi secara proporsional dan memercayakan penanganannya kepada polisi. Ia juga meminta agar penggunaan sampul Alqiran tidak ditanggapi secara berlebihan. Dalam sebuah percetakan sangat mungkin terjadi kerusakan cetak atau hasil cetakan tidak sesuai spesifikasi standar.

Sebelumnya, penjualan terompet berbahan sampul Al Quran itu diketahui setelah seorang warga Kendal mendapati tulisan lafaz Alquran dan tulisan "Kementerian Agama RI Tahun 2013" pada terompet yang dijual di Alfamart. Pihak kepolisian langsung mengamankan terompet serupa dari 21 gerai Alfamart di Kendal.

Belakangan, ternyata terompet itu juga sempat beredar di Blora, Klaten, Demak, Pekalongan, Batang dan Wonogiri. Semua terompet serupa kini sudah disita polisi, termasuk bahan bakunya, untuk menjaga kondusifitas. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,