Pedagang Terompet Sampul Alquran di Bekasi Diringkus

Pedagang Terompet Sampul Alquran di Bekasi Diringkus

Foto - ilustrasi

 
Bekasi - Penjualan terompet dengan bahan dasar kertas bertuliskan huruf Alquran ternyata tidak hanya terbatas di wilayah Jawa Tengah, tapi juga sudah merambah ke Jawa Barat. Abdul Manaf alias Ompong bin Cain (40), salah seorang pedagang terompet dengan bahan dasar kertas bertuliskan huruf Alquran terpaksa diamankan Polsek Cikarang Barat, Bekasi, Senin kemarin.
 
Pihak kepolisian mengunci rapat soal penangkapan penjual terompet berbahan dasar huruf Alquran tersebut. "Belum-belum, saya lagi rapat di Polres," kata Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Aprima Suar saat dihubungi, Selasa (29/12/2015).
 
Hal yang sama disampaikan Kapolresta Bekasi, Kombespol Awal Chairuddin. Menurutnya, sampai saat ini pihaknya masih dalam penyelidikan oleh jajarannya dan belum bisa memastikan bahan dasar terompet itu apa bukan. "Nanti ya, masih belum jelas. Kalau ada perkembangan akan saya sampaikan," kata Awal.
 
Sementara itu, diperoleh informasi bahwa pihak kepolisian setempat telah mengamankan berbagai jenis terompet yang ada tulisan Alquran atau bahasa Arab, dari seorang penjual terompet bernama Abdul Manaf alias Ompong bin Cain.
 
Dari tangan warga Kampung Telar RT 2 RW 2 Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi tersebut polisi mengamankan 10 terompet yang tertera tulisan Alquran. Sebanyak dua di antaranya ada huruf Arab dan delapan terompet biasa.
 
Pedagang terompet musiman itu pun pertamakali diamankan polisi di tempat mangkalnya di Pasar Pamor Jalan Raya Bosih Kampung Selang, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
 
Di rumah kontrakannya di daerah Kampung Cibuntu RT 2 RW 1 Desa Cibuntu, Bekasi polisi juga mengamankan sebanyak 39 terompet. Di antaranya, 18 terompet tertera tulisan Alquran dan sisanya tidak tertera tulisan Arab. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,