Wanita Itu Dibunuh Sesaat Setelah Dilantik Jadi Walikota

Wanita Itu Dibunuh Sesaat Setelah Dilantik Jadi Walikota

Walikota Temixco, Gisela Mota. (foto - ist)

Temixco - Gubernur negara bagian Morelos Graco Ramirez dalam Twitter-nya mengabarkan, Walikota Temixco, sebuah kota kecil 85 kilometer dari ibukota Meksiko City, Gisela Mota tewas ditembak oleh empat pria bersenjata. 
 
Mota baru mulai bekerja per 1 Januari 2016, di hari yang sama ia diambil sumpah di kantor. Sepulang kerja, nasib berkata lain. Pada pagi hari Sabtu 2 Januari, Mota dihujani tembakan oleh 4 pria bersenjata di rumahnya. Sebuah laporan mengatakan, polisi pengawalnya berhasil menembak dua penyerang dan menahan mereka.
 
Sebagaimana dilansir Reuters, motif penembakan sejauh ini masih belum jelas. Namun demikian, pada tahun lalu banyak walikota khususnya di negara bagian Meksiko yang tewas ditembak oleh kartel narkoba.
 
Mota baru berusia 30-an tahun, berasal dari partai sayap kiri Partai Revolusi. Karier politiknya berawal dari anggota federal kongres. Saat kampanye di kota dengan penduduk 100 ribu orang itu, ia berjanji akan membinasakan kartel obat bius dan organisasi kriminal di kota itu.
 
Sejauh ini, Temixco merupakan kota yang kerap kali menjadi lokasi bentrok antara geng narkoba. Kota itu merupakan salah satu wilayah negara bagian Morelos ,yang berada di antara perbatasan negara bagian Guerrero di mana banyak kartel besar berasal.
 
Temixco juga bertetangga dengan Kota Cuernavaca, yang merupakan salah satu kota paling bermasalah di Meksiko. Mota bukanlah walikota dan pekerja pemerintah yang dibunuh oleh organisasi kriminal. Maret 2015, jasad kandidat walikota AideNava Gonzales ditemukan di luar Kota Oxtotitlan, sebuah kota di mana ia berharap bisa memimpinnya. 
 
Kepalanya terpisah dari tubuhnya, dan sebuah tulisan 'narcomanta' tertulis di atas sprei yang menutupi jasad. Menurut New York Daily News, itu merupakan pesan dari kelompok pengedar narkoba. Sang suami, yang juga mantan walikota juga dibunuh. Sementara anak laki-laki mereka diculik pada 2014, dan hingga kini belum ditemukan.
 
Juni 2015, walikota Jereucaro juga dibunuh di negara bagian Guanajuato. Gubernur negara bagian Morelos, Graco Ramirez bersumpah tak akan memberikan ampun bagi pelakunya. Lewat akun twitternya, ia menegaskan tak bakal terintimidasi karena kematian Mota. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,