Remaja Austria Jadi Budak Seks ISIS Sebelum Dibunuh

Remaja Austria Jadi Budak Seks ISIS Sebelum Dibunuh

Samra Kesinovic

Raqqa - Bisa dibilang tragis, nasib remaja asal Austria ini. Ia menghilang dari rumah pergi ke Suriah untuk  bergabung dengan Islamic State (ISIS), dipaksa menjadi budak seks. Ya, Samra Kesinovic (17 tahun), remaja Austria itu dipaksa untuk melayani anggota ekstremis ISIS, sebelum akhirnya dibunuh.
 
Seperti dilaporkan Mirror, baru-baru ini mereka tinggal di sebuah rumah dan dijadikan 'hadiah seks' untuk para anggota ISIS. Dilaporkan media Australia, Samra dipukuli sampai mati setelah mencoba melarikan diri dari Kota Raqqa, di mana ISIS mengklaim sebagai ibukota mereka. 
 
Sejauh ini, pemerintah Austria masih belum memverifikasi laporan kematian remaja perempuan itu. Samra bersama temannya, Sabina Selimovic, dicuci otak untuk meninggalkan negaranya dan bergabung bersama ISIS. Keduanya diyakini telah dicuci otaknya oleh perekrut asal Bosnia, Ebu Tejma di Wina.
 
Dua remaja itu pindah dari Bosnia ke Austria dengan keluarga mereka sebagai pengungsi selama perang pada 1990-an. Setelah keduanya tiba di ISIS, mereka diarak oleh para militan di media sosial mengenakan burqa penuh dan mengacungkan senapan Kalashnikov.
 
Dilaporkan, Samra telah mengirim surat kepada orangtuanya bahwa ia mengungkapkan keinginannya untuk pulang ke rumah, setelah menyaksikan kekerasan ektremis dan menjadi kecewa dengan tindakan barbar ISIS. Sedangkan temannya Sabina dilaporkan tewas dalam pertempuran di Raqqa. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,