Delapan Maskapai Indonesia Dinyatakan Tidak Aman

Delapan Maskapai Indonesia Dinyatakan Tidak Aman

AirlineRatings merilis tentang daftar maskapai penerbangan paling tidak aman di dunia. (foto - ilustrasi)

Bandung -  AirlineRatings, salah satu situs penilaian tentang keselamatan penerbangan merilis daftar maskapai paling aman di dunia. Namun, sayangnya maskapai Indonesia merupakan yang terbanyak masuk dalam daftar yang tidak aman.
 
Survei situs tersebut dilakukan pada 407 maskapai di dunia. Dari sejumlah itu, sebanyak 148 maskapai di antaranya mendapat bintang tujuh, dan hampir 50 hanya mendapat bintang tiga atau kurang. Namun ada pula yang hanya mendapatkan bintang satu.
 
"Terdapat 10 maskapai yang hanya mendapat satu bintang, di mana kesepuluh maskapai tersebut antara lain berasal dari Indonesia, Nepal dan Suriname,” demikian laporan AirlineRatings  dalam laman resminya.
 
Batik Air masuk dalam daftar tidak aman, menyusul tergelincirnya maskapai itu di Bandara Internasional Adi Sutjipto Yogyakarta pada November 2015 lalu. Sementara Trigana Air sempat mengalami kecelakaan pada Agustus lalu di Pegunungan Bintang Papua, dengan menewaskan setidaknya 54 orang.
 
Seperti dikutip dari laman resmi AirlineRatings, Rabu (6/1/2016) pada 2015 lalu merupakan tahun yang mengganggu bagi keselamatan penerbangan dengan sejumlah tragedi. Dari sejumlah insiden yang terjadi di 2015 tersebut, ada 16 kecelakaan fatal yang memakan korban jiwa hingga 560 jiwa.
 
Namun demikian, angka itu berada di bawah rata-rata 10 tahun dengan 31 kecelakaan yang memakan korban mencapai 714 jiwa. Selain itu, angka kecelakaan dan korban jiwa di 2015 lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2014, dengan 21 kecelakaan fatal yang menyebabkan 986 korban jiwa.
 
10 maskapai paling tidak aman di dunia versi AirlineRatings:
1. Batik Air
2. Bluewing Airlines
3. Citilink Kal-Star Aviation
4. Lion Air
5. Sriwijaya Air
6. TransNusa
7. Trigana Air Services
8. Wings Air
9. Xpress Air. (Jr.)**
.

Categories:Info Bisnis,
Tags:,