Dalam Lambung Mirna Ditemukan Racun Sianida?

Dalam Lambung Mirna Ditemukan Racun Sianida?

Wayan Mirna L Salimin sebelum meminum es kopi Vietnamens di Cafe Olivier Grand Indonesia, Jakarta Pusat. (foto - ist)

Jakarta - Meninggalnya Wayan Mirna L Salimin (27) setelah minum es kopi Vietnamens di Cafe Olivier Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu lalu hingga kini masih merupakan misteri. Hasil pemeriksaan sementara menyebutkan, dokter forensik menemukan ada kerusakan di lambung Mirna yang disebabkan zat korosif.
 
Hal itu berdasarkan otopsi yang dilakukan di Rumah Sakit  Polri Kramat Djati, Minggu dinihari. Otopsi tersebut perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban, setelah polisi mendapatkan izin dari keluarga.
 
Menurut Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokes) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Musyafak, penyebab kematian bukan akibat rusaknya lambung. Namun dari kerusakan lambung menunjukkan adanya zat korosif yang masuk. 
 
"Zat korosif tersebut setelah dicerna merusak sistem tubuh. Itulah yang bisa menyebabkan kematian. Oleh karena itu, diambil sampel hati dan lambung serta empedu," kata Musyafak, Minggu (10/1/2016).
 
Disebutkan, sampel itu nantinya akan dikirim ke RS Polri Kramat Djati untuk diteliti lebih lanjut. Zat korosif yang merusak lambung bisa jadi sejenis sianida. "Kalau dilihat ciri-cirinya memang mirip. Kejang-kejang lalu mulut korban sempat berbusa. Namun harus diperjelas dengan analisa Puslabfor," tegas Musyafak.
 
Diketahui, korosif adalah sifat suatu substansi yang dapat menyebabkan benda lain hancur atau memperoleh dampak negatif. Zat ini dapat menyebabkan kerusakan pada mata, kulit, sistem pernapasan, dan organ lain. Misalnya, bahan kimia yang bersifat korosif antara lain asam sulfat, asam astetat ataupun asam klorida. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,