Menguat Dugaan Mirna Meninggal Diracun Sianida?

Menguat Dugaan Mirna Meninggal Diracun Sianida?

Polisi melakukan prarekonstruksi kasus kematian Wayan Mirna L Salihin (27) seusai minum kopi di Cafe Olivier Mal Grand Indonesia Jakarta, Senin (11/1/2016). (foto - ist)

Jakarta -  Misteri kematian Wayan Mirna L Salihin (24) sedikit-sedikit mulai terungkap. Mirna meninggal diduga karena racun sianida yang terdapat dalam kopi yang diminumnya. Namun begitu, pihak kepolisian belum bisa bicara banyak, hingga ada hasil resmi dari Labfor Polri.
 
Polisi pun terus mendalami penyebab kematian Mirna usai meminum kopi di Cafe Olivier Grand Indonesia Jakarta Pusat, pada Rabu pekan lalu. Sejumlah orang pun telah dimintai keterangan, termasuk Jesica alias Sisca yang saat peristiwa terjadi ada bersama Mirna.

"Kita sudah periksa dan tidak bisa menyampaikannya ke publik saat ini," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Mapolda Metro Jaya Kombes Krishna Murti, Senin (11/1/2016). Sejauh ini Jesica kooperatif membantu kepolisian mengungkap kasus ini. Ia datang untuk pemeriksaan serta hadir dalam pra-rekontruksi meninggalnya Mirna.

Namun, terkait adanya kabar bahwa kopi yang diminum Mirna mengandung sianida, Krishna menegaskan belum bisa bicara sekarang sebelum ada hasil resmi dari Labfor Polri. "Belum ada hasil resmi dari laboratorium forensik Polri. Kita tunggu saja hasil forensik tentang kematian Mirna. Mudah-mudahan terungkap penyebab kematiannya," tegas Krishna.

"Segala cara dilakukan oleh pihak kepolisian, termasuk memeriksa beberapa saksi. Pra-rekonstruksi dilakukan hari ini. Namun demikian, hasil forensik belum keluar resmi. Jadi kami belum dapat mengemukakan apapun sekarang ini," tambah Krishna.
 
Seperti diberitakan, hasil autopsi mengungkap ada luka lambung yang dialami pengantin baru tersebut. Luka itu diduga karena zat asam yang kuat dan bersifat korosif. Dugaan zat itu adalah sianida memang makin kuat, karena korban mengeluarkan busa di mulut dan melukai lambung.
 
Dalam banyak kasus, lanjut Krishna racun yang dapat melukai lambung adalah sianida.Sedangkan fakta lain penyelidikan mengungkap, Mirna tidak memesan kopi yang diteguknya. Namun rekannya yang datang lebih dulu memesannya. "Mirna tidak memesan, tapi dipesankan. Dia datang, barang itu sudah ada di meja," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,