Buruh Unjuk Rasa, PT Guccitex Cimahi Dinilai Melanggar PKB

Buruh Unjuk Rasa, PT Guccitex Cimahi Dinilai Melanggar PKB

Buruh PT Guccitex menggelar unjuk rasa di Jalan Cibaligo No.157 Kota Cimahi, Selasa (12/1/2016) pagi. (foto - ist)

Cimahi - Dinilai melanggar perjanjian kerja bersama (PKB) yang telah disepakati serikat buruh dan perusahaan, ratusan buruh PT Guccitex menggelar unjuk rasa di Jalan Cibaligo No.157 Kota Cimahi, Selasa (12/1/2016) pagi.
 
Karena lokasinya berada di pinggir jalan raya, praktis aksi buruh tersebut memacetkan arus lalu lintas di sekitar pabrik. namun demikian, tidak semua buruh ikut berunjuk rasa dan sebagian tetap bekerja di dalam pabrik.
 
Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Cimahi Edi Suherdi mengatakan, pihak perusahaan sudah melanggar kesepakatan PKB dengan para buruh. "Banyak hak karyawan tidak terpenuhi, terutama sejak pergantian manajemen yang mengembalikan hak buruh kepada UU Ketenagakerjaan No. 13/2003," katanya.
 
Disebutkan, PKB memiliki justru kedudukan hukum lebih tinggi dan telah disepakati buruh dan perusahaan sejak 2015, yang berlaku hingga 31 Desember 2017.  Materi PKB itu juga sudah diregistrasi di Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kota Cimahi.
 
"Beberapa hak yang dilanggar antara lain, saat pekerja mengundurkan diri hanya mendapat uang pisah dan masa kerja, padahal dalam PKB dicantumkan harus mendapat uang insentif. Hal ini yang tida dipenuhi sejak pergantian manajemen," tegasnya.
 
Begitu pula untuk sisa cuti tahunan kini tak lagi dibayar, banyak karyawan juga belum diikutsertakan dalam BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. "Kami menuntut perusahaan menaati isi PKB yang masih berlaku. Kalau melanggar, berarti wanprestasi dan bisa dituntut," tambahnya.(Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,