Rumah Pemasok Senjata Teroris di Brebes Digerebek Densus

Rumah Pemasok Senjata Teroris di Brebes Digerebek Densus

Rumah pemasok senjata kepada teroris di Brebes Jawa Tenga digerebek Densus 88. (foto - suaramerdeka.com)

Brebes - Rumah kediaman Woro alias Toro bin Wasjud (33), warga Desa Pamulihan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah digeledah Tim Detasemen Khusus 88 Anti Teror, Rabu sore.

"Satu golok dan satu chip internal memori diamankan petugas dari rumah pelaku. Barang tersebut dibawa untuk pendalaman kasus," kata Kapolres Brebes AKBP Harryo Sugihartono, seusai memimpin penggeledahan, Rabu (27/1/2016).
 
Penggeledahan dilakukan setelah sembilan pucuk senjata dan 125 butir amunisi kaliber 3,2 milimeter hilang dari Lembaga Pemasyarakatan Klas I Tengerang, Banten. Hal itu diketahui saat Densus mengonfirmasi ke lapas untuk mencocokkan nomor register senjata hasil penangkapan teroris di Bekasi, Jawa Barat.
 
Sementara kepolisian setempat menangkap Woro saat hendak berbelanja di pasar Larangan, Brebes, Rabu pagi. Pelaku tak berkutik saat tujuh anggota Polsek Larangan yang telah menguntitnya menggelandang ke polsek setempat.
 
Setelah rentetan ledakan bom di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, 14 Januari, Densus 88 menggerebek pihak-pihak yang diduga terkait peristiwa itu. Sementara di Bekasi, Senin 25 Januari, Densus juga menemukan sembilan pucuk senjata dan 125 butir amunisi kaliber 3,2 milimeter.

Menurut penuturan pemiliknya, senjata itu berasal dari napi teroris Lapas kelas 1 Tangerang. Lapas tidak tahu kalau ada senjata dan amunisi yang hilang. Alasannya, gudang senjata dan amunisi dalam keadaan utuh dan tidak ada yang rusak. Senjata baru diketahui milik Lapas Klas I Tangerang setelah pencocokan nomor registrasi.
 
Woro diduga mencuri sembilan pucuk senjata dan 125 butir amunisi kaliber 3,2 milimeter dari Lapas Klas I Tengerang, Banten. Aksinya dilakukan beberapa hari sebelum dia bebas.

Diketahui, pelaku menjual senjata secara bertahap. Pertama sebanyak lima pucuk seharga Rp 10 juta dan tahap kedua empat pucuk seharga Rp 12 juta. Seusai menggeledah rumahnya, Tim Densus 88 langsung membawa tersangka Woro ke Jakarta. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,