Buntut Bentrok Dua Ormas, Polisi Tetapkan 16 Tersangka

Buntut Bentrok Dua Ormas, Polisi Tetapkan 16 Tersangka

Buntut bentrok dua Ormas, pihak kepolisian menetapkan 16 tersangka. (foto - ist)

Medan - Kepolisian Daerah Sumatera Utara beserta Polresta Medan akhirnya menetapkan 16 orang tersangka, dalam kasus bentrok antar dua Organisasi Kepemudaan, yakni Pemuda Pancasila (PP) dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jalan Thamrin, Medan.
 
Dari penetapan tersangka tersebut, sembilan orang di antaranya dijerat setelah tertangkap tangan membawa senjata tajam, senjata api, klewang, dan panah. Sementara tujuh orang lagi ditetapkan sebagai tersangka, merupakan pelaku yang melakukan penganiayaan dan dua lagi orang tewas yakni Roy Silaban dan Monang Hutabarat dalam bentrok tersebut.
 
"Saat ini akan kita lakukan penahanan. Sebanyak 22 orang saksi yang kita periksa sudah menguatkan termasuk dari hasil rekaman saat bentok," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf di Mapolda Sumut, Senin (1/2/2016).
 
Menurutnya, selain penetapan dalam bentrokan itu untuk situasi Kota Medan saat ini secara umum sudah kondusif. Sebab pihak kepolisian dibantu oleh pihak TNI sudah melakukan operasi gabungan di beberapa titik, termasuk di tempat-tempat yang dianggap sebagai lokasi rawan.
 
"Oleh karena itu, kepada masyarakat kita persilakan melakukan aktifitas seperti biasa, karena Kota Medan sudah kondusif. Pihak kepolisian yang dibantu pihak TNI sudah melakukan pengamanan semaksimal mungkin," tegas Helfi.
 
Sementara itu, pemberitaan sebelumnya suasana mencekam terjadi di Medan, hal itu terjadi akibat bentroknya dua ormas Ikatan Pemuda Karya (IPK) dengan ormas Pemuda Pancasila (PP) pada Sabtu, 30 Januari 2016. Akibatnya, dua orang tewas yakni Roy Silaban dan Monang Hutabarat. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,