Kenakan Baju Khas Tahanan, Jessica Tak Lagi Bersuara

Kenakan Baju Khas Tahanan, Jessica Tak Lagi Bersuara

Kenakan baju khas tahanan berwarna oranye, Jessica tertunduk tak lagi bersuara. (foto - ist)

Jakarta - Berbeda dengan sikap keseharian sebelumnya, Jessica Kumala Wongso berjalan tertunduk tanpa ekspresi dan tak lagi mengumbar senyum, berjalan menuju Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan penyidik.

Langkahnya cepat hingga nyaris luput dari pandangan awak media. Apalagi dia telah mengenakan baju baru dari Polda Metro Jaya. Ya, biasanya ia memakai baju tanpa lengan atau kaus yang dibalut bleizer. Namun kini Jessica pun mengenakan baju khas warna oranye, alias baju tahanan.
 
Tak ada sepatah kata pun yang terucap dari mulut perempuan yang berstatus sebagai tersangka pembunuh Wayan Mirna L Salihin (27). Yakni dengan cara meracuninya, menuangkan sianida lewat sajian kopi es ala Vietnam di Cafe Olivier Grand Indonesia.

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan tidak akan memberikan berkas acara pemeriksaan (BAP) penyidikan Jessica kepada kuasa hukumnya, meski Jessica kini sudah berstatus tersangka dalam kasus kematian Mirna.

Kepolisian beralasan, BAP penyidikan Jessica tidak harus diberikan kepada kuasa hukumnya, karena materi BAP bisa mengacaukan pendalaman kasus. "Pengacara kan tugasnya hanya mendampingi, di situ saja mereka pasti akan memberikan bantuan hukum kepada kliennya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Muhammad Iqbal.

Ia menjelaskan, BAP penyidikan bukan berkas biasa yang dapat diberikan begitu saja kepada kuasa hukum. Sebab, karena isi BAP sangat rahasia dan bisa saja dibocorkan, mengingat dalam BAP terdapat berbagai strategi penyidik dalam mengusut kasus hingga menjerat Jessica sebagai tersangka.

"Yang begini ini war of intelectual, perang intelektual jadi strategi kami biarkan kami yang melaksanakan, strategi siapapun tersangka, pengacara silakan bicara apapun. Sejauh ini Polda dan penyidik tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, jadi ada due process of law," tegasnya.

Jessica ditetapkan sebagai tersangka di hari 24 kematian Mirna seusai meminum es kopi Vietnam di cafe Vietnam Grand Indonesia. Polisi telah memastikan wanita berusia 27 tahun itu tewas karena keracunan zat sianida, yang ditemukan di dalam lambung dan kopi yang sempat diminum Mirna di hari kematiannya pada Rabu 6 Januari 2016. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,