Lampung Utara Rusuh, 25 Rumah Dirusak dan Dibakar

Lampung Utara Rusuh, 25 Rumah Dirusak dan Dibakar

Kerusuhan pecah di Lampung Utara, 25 rumah dirusak dan dibakar. (foto - twitter)

Bandar Lampung - Puluhan rumah rusak di Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Bungamayang, Kabupaten Lampung Utara dirusak dan dibakar, menyusul terjadinya kerusuhan akibat bentrokan antar-kelompok warga, Selasa (2/2/2016)

Kepala Bidang Humas Polda Lampung AKBP Sulistiyaningsih membenarkan adanya kerusuhan yang pecah di Lampung Utara, sekitar pukul 09.30 WIB. Sejauh ini, polisi terus menangani dan menyelidiki konflik antarkelompok warga tersebut.

Menurutnya, polisi telah menangkap empat orang yang diduga provokator dalam aksi kerusuhan dan pembakaran 25 rumah warga di Desa Sukadana Udik, Kecamatan Bunga Mayang Lampung Utara."Penanganan masih tahap lidik, sehingga empat orang ini masih akan diproses. Kalau memang terbukti sebagai provokator baru akan kami tetapkan sebagai tersangka," kata Sulistyaningsih.

Disebutkan, kemungkinan masih ada lagi yang ditangkap di luar empat orang itu karena perkara masih terus diselidiki. "Prosesnya masih dalam pengembangan, sehingga dapat diketahui apakah benar motif di balik kejadian itu adalah penemuan jenazah M Jaya Pratama (13), yang dikabarkan hilang sejak (26 Januari 2016) lalu," katanya.

Meski demikian, Sulistyaningsih menyayangkan apabila kejadian itu dipicu oleh kematian Jaya, karena selama ini polisi telah menegaskan hukum masih berlaku dan kejahatan akan ditindak tegas. Untuk menjaga lokasi pascabentrokan, Polda Lampung telah mengirimkan satu satuan setingkat kompi (SSK) Brimob ke lokasi.

"Selain Kapolda Lampung, Forkopimda Lampung Utara juga telah berada di lokasi dan mendirikan posko, guna menampung warga yang rumahnya rusak akibat dibakar massa," katanya.

Polisi juga telah mengumpulkan tokoh agama, adat, pemuda dan masyarakat lainnya bersama Forkopimda setempat guna mengurai masalah ini. "Sejauh ini situasi dapat terkendali, sementara tidak ada korban jiwa akibat kerusuhan itu," tegasnya
 
Sementara itu, Kepala Bagian Umum Mabes Polri, Kombes Pol Suharsono mengatakan, untungnya dalam kejadian pembakaran puluhan rumah yang dilakukan oleh warga itu tidak memakan korban jiwa. 

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi kejadian susulan  aparat jajaran kepolisian, Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan tindakan, termasuk mengevakuasi warga yang rumahnya terbakar dan membentuk posko. "Langkah yang dilakukan adalah evakuasi warga yang rumahnya terbakar,  penjagaan, patroli, penyelidikan, dan tangkap pelaku," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,