17 Meregang Nyawa di Sleman, Pasutri Jual Miras Diciduk

17 Meregang Nyawa di Sleman, Pasutri Jual Miras Diciduk

17 tewas di Sleman setelah minum miras oplosan, pasutri penjual miras ditangkap. (foto - ilustrasi)

Sleman - Sepasang suami istri, Sas dan Sr ditetapkan sebagai tersangka kasus pembuatan minuman keras (Miras) oplosan sekaligus mengedarkannya. Akibat miras oplosan itu telah menyebabkan 17 orang tewas, dan 10 orang lainnya dalam kondisi kritis dalam tiga hari terakhir ini.

"Ya, korbannya tidak hanya dari Sleman, tetapi juga Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul,” kata Kapolres Sleman AKB Yuliyanto, Sabtu (6/2/2016). Minuman keras oplosan yang dijual oleh sepasang suami istri warga Caturtunggal, Depok, Sleman Yogyakarta itu, terbuat dari alkohol murni yang dicampur dengan air dan perasan buah-buahan, sehingga dihasilkan miras oplosan dengan aneka rasa buah-buahan.

Menurut Kapolres, semula kedua tersangka sempat dibawa ke Polresta Yogyakarta untuk pemeriksaan. Alasannya karena korban yang berasal dari Yogyakarta itu menenggak miras. Namun, karena lokasi pembuatan dan penjualannya di rumah kedua tersangka, lalu diserahkan ke Polres Sleman untuk penanganannya. 

"Kami sudah menerima kedua tersangka bersama barang bukti, berupa minuman keras oplosan yang mereka jual,” tegas Yuliyanto.

Saat ini Polres Sleman sudah mengirimkan sejumlah minuman keras oplosan sisa yang diminum, serta hasil pemeriksaan korban termasuk darah ke Labfor Cabang Semarang. "Diharapkan, dalam waktu dekat ini bisa diketahui hasilnya,” katanya.

Kapolres menyatakan, polisi tidak akan menjaring kedua tersangka dengan tipiring atau tindak pidana ringan. Namun akan menggunakan pasal-pasal UU Pangan, UU Perlindungan Konsumen, UU Kesehatan, KUHP, serta perundangan lainnya. “Ancaman pidananya paling tinggi 15 tahun penjara,” tuturnya.

Diakui, untuk mendapatkan saksi pihak kepolisian masih belum berhasil memeriksa keseluruhan korban yang masih hidup. Sebab, para korban yang masih hidup dalam kondisi kritis, sehingga belum bisa dimintai keterangan secara maksimal.

Kapolres menambahkan, saat ini seluruh Kapolsek di jajaran Polres Sleman sudah diinstruksikan untuk melakukan penyelidikan secara intensif, kemungkinan adanya peredaran miras oplosan di masing-masing wilayah. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,