Ambruk, Ruang Kelas SMPN 3 Subang Tak Bisa Digunakan

Ambruk, Ruang Kelas SMPN 3 Subang Tak Bisa Digunakan

Ambruk, beberapa ruang kelas SMPN 3 Pagaden Subang tak bisa digunakan kegiatan belajar mengajar. (foto - ist)

Subang - Dua ruang kelas SMPN 3 di Desa Jabong Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang ambruk, dan tiga ruangan lainnya juga terancam. Akibatnya, sedikitnya lima ruang kelas dipastikan tak bisa digunakan kegiatan belajar mengajar, Selasa (9/2/2016) ini. 

Penyebab ambruknya bangunan itu diperkirakan tak kuat menahan terpaan hujan deras dan angin kencang, yang hampir setiap hari melanda wilayah Subang. Diketahui, ambruknya dua ruangan kelas itu terjadi, Minggu pagi, meski tidak ada korban dalam kejadian itu. 

Di lingkungan sekolah hanya ada sejumlah siswa yang mengikuti ekstrakulikuler pramuka, yang tengah berada di lapangan. Selain bagian atap, dinding tembok bagian belakang dan samping kedua ruangan itu juga ambruk, sedangkan bagian depannya sudah miring. 

Dua ruang kelas lainnya atapnya hancur tertimpa reruntuhan bangunan yang ambruk. Sehingga lima ruang kelas dipastikan tak bisa digunakan kegiatan belajar. Meski ada dua ruangan masih utuh, dikhawatirkan bisa membahayakan para siswa bila dipaksakan.

Ketua Komite SMPN 3, Manin mengatakan, dirinya mengetahui ada ruang kelas ambruk dari laporan pekerja di sekolah. "Lima ruang kelas tak bisa digunakan. Tiga ruang kelas menyatu satu bangunan, di antarnya dua ambruk, dan satu lagi bagian atasnya sudah miring. Dua ruangan lagi atapnya hancur terkena reruntuhan ruangan yang ambruk," katanya.

Sementara itu, Kepala SMPN 3 Pagaden, Dani Thopani menyatakan, pihak langsung meninjau ke sekolah. Setelah diperiksa, memang ada dua ruangan yang ambruk, yaitu VIII E, dan VII A, serta VIII D yang hampir ambruk. Dua ruangan lagi kena imbasnnya, yaitu VII B dan VII C. "Kami sudah melapor ke dinas pendidikan, malah pak kabid dikmenumjur sudah meninjau lokasi," tegasnya. (Jr.)**

.

Categories:Pendidikan,
Tags:,