KPK Didesak Periksa Ahok Terkait Kasus RS Sumber Waras

KPK Didesak Periksa Ahok Terkait Kasus RS Sumber Waras

Massa Komite Tangkap dan Penjarakan (KTP) Ahok menyambangi gedung KPK di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta. (foto - ist)

Jakarta - Sampaikan aspirasi terkait kasus Rumah Sakit Sumber Waras, massa Komite Tangkap dan Penjarakan (KTP) Ahok menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

Menurut Koordinasi Aksi, Raden Hidayatullah, KPK harus berani memanggil, memeriksa, dan menangkap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ia diduga kuat terlibat melakukan tindakan rasuah dalam pengadaan lahan RS Sumber Waras, yang merugikan negara hingga Rp755.6 miliar.

Hal itu berdasarkan hasil penelitian di lapangan dimana tahap perencanaan Pemprov DKI, tidak sesuai dengan mekanisme perundang-undangan dengan pengadaan RS Sumber Waras yang dilakukan tanpa KUA-PPAS. Ini menjadi dasar dalam pembahasam RAPBD. "Sudah sejauhmana KPK menyelidiki kasus terhadap dugaan korupsi pengadaan lahan RS Sumber Waras yang melibatkan Ahok," tanya Raden di depan Gedung KPK.

Disebutkan, KPK yang sudah dua bulan sejak BPK menyerahkan Laporan Hasil Audit Investigatif, belum juga memberikan kejelasan dalam kasus tersebut. "KPK tampak jelas tidak berani memanggil Ahok. KPK sebagai lembaga superbody yang kerjanya memberantas korupsi, agar secepatnya mengusut kasus yang melibatkan Ahok,” kiatanya. (Jr.)**

.

Categories:Politik,
Tags:,