18 Orang Terluka Saat Perayaan 'Sembahyang Tebu' di Binjai

18 Orang Terluka Saat Perayaan 'Sembahyang Tebu' di Binjai

Letusan kembang api warnai perayaan Sembahyang Tebu di Vihara Brahrang, Binjai, Sumatera Utara. (foto - ilustrasi)

Binjai - Sedikitnya 18 orang mengalami luka-luka terkena letusan kembang api saat berlangsungnya perayaan Sembahyang Tebu atau King Thi Kong di Vihara Brahrang, Jalan Gatot Subroto, Binjai, Sumatera Utara. 
 
Berdasarkan informasi, Sembahyang Tebu dilaksanakan sembilan hari seperti biasanya setelah perayaan Imlek. Acara itu diisi dengan pesta kembang api. Insiden terjadi saat kembang api yang disulut ternyata mengarah ke kerumunan warga. Ledakannya melukai 18 orang yang ada di Vihara Brahrang.
 
Kapolres Binjai AKBP Mulya Hakim Solihin mengatakan, pihaknya masih memeriksa lokasi dan menyelidiki kejadian itu. "Kami masih cek informasi dan data," katanya, Selasa (16/2/2016).
 
Sementara itu, insiden tersebut ternyata juga mengenai Pj. Walikota Binjai, Riadil Akhir Lubis. Riadil pun dikabarkan mendapat luka di bagian wajah. "Itu menjadi kembang api terakhir. Setelah kejadian, acara berhenti. Yang jelas Pj. Walikota terkena, kalau tak salah bagian mata," kata salah seorang warga.
 
Riadil dikabarkan langsung dilarikan ke RSUD Djoelham, Binjai. Sementara  sejumlah korban lain dirawat di RS Delia, Kecamatan Selesai, Kota Binjai. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai peristiwa ini. Polisi pun menyatakan masih mengumpulkan data. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,