6 Perjalanan KA Daop 8 Lumpuh Akibat Banjir di Porong

6 Perjalanan KA Daop 8 Lumpuh Akibat Banjir di Porong

Jalur kereta api terendam banjir di Porong, Sidoarjo Jawa Timur sehingga tak dapat dilalui. (foto - ist)

Surabaya - Sedikitnya enam jadwal perjalanan kereta api (KA) Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya terpaksa batal diberangkatkan, karena banjir di Porong Sidoarjo Jawa Timur. Antara lain KA Mutiara Timur relasi Surabaya-Banyuwangi atau sebaliknya, dengan total 4 perjalanan.

Menurut Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto di Surabaya, Rabu (17/2/2016) Daop 8 Surabaya sudah membatalkan beberapa perjalanan, khususnya relasi pendek Surabaya-Porong-Tanggulangin. Sedangkan sisanya, sebanyak 30 perjalanan yang terganggu telah diantisipasi menggunakan skema penyediaan armada bus, saat melewati kawasan Porong.

"Banjir terjadi di kilometer 32+5 sampai 33+2 hingga Rabu ini belum juga surut. sehingga membuat Daop 8 Surabaya terpaksa kembali membatalkan sejumlah perjalanan, khususnya Kereta Api relasi jarak jauh," katanya, seperti dilansir Antara.

Selain itu, KA Probowangi relasi Surabaya-Banyuwangi dan sebaliknya dengan total sebanyak dua perjalanan. "Sisanya, sebanyak 24 perjalanan menggunakan skema dialihkan, yakni tanpa melewati kawasan Porong dan Tanggulangin," kata Suprapto.

Seperti KA Bima nomor perjalanan 45 dan 46 yang dialihkan dari rute awal Malang-Surabaya-Jakarta atau sebaliknya menjadi Surabaya-Jakarta ata sebaliknya, tanpa dari dan ke Malang. Selain itu KA Jayabaya dengan nomor perjalanan 153/154 yang awalnya mempunyai relasi Malang-Surabaya-Jakarta atau sebaliknya, diubah tanpa dari dan ke Malang, dan hanya Surabaya-Jakarta atau sebaliknya.

KA Penataran pun dengan nomor perjalanan 459, 460, 461, 462, 463, 464, 465, 466, 467, dan 468 yang awal relasinya Surabaya-Malang-Blitar atau sebaliknya, diubah menjadi Bangil-Malang-Blitar tanpa dari dan ke Surabaya.

Kemudian KA Sri Tanjung dengan nomor perjalanan 195 dan 196 yang awalnya relasi Leumpuyangan-Surabaya-Banyuwangi atau sebaliknya, rutenya diubah menjadi Leumpuyangan-Surabaya atau sebaliknya, tanpa dari dan ke Banyuwangi.

Ditambah lagi KA Logawa dengan nomor perjalanan 189 dan 190 yang awal relasinya Purwokerto-Surabaya-Jember atau sebaliknya, diubah menjadi Purwokerto-Surabaya, tanpa dari dan ke Jember. "Kita harapkan banjir segera surut, karena saat ini sudah menginjak hari ke 7, sejak kejadian pada Kamis lalu." tambahnya. (Jr)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,