Mantan Dirut Pertamina Itu Diperiksa Bareskim

Mantan Dirut Pertamina Itu Diperiksa Bareskim

Mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan. (foto - ist)

Jakarta - Karen Agustiawan, mantan Direktur Utama (Dirut) Pertamina menjalani pemeriksaan oleh penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. Karen diperiksa sebagai saksi terkait kasus program penanaman 100 juta pohon dari Pertamina Foundation.

"Iya dimintai keterangannya sebagai saksi untuk tersangka Nina Nurlina," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Bambang Waskito di Jakarta, Rabu (17/2/2016).

Namun demikian, Bambang tidakmenyebutkan kapan tersangka kasus penanaman pohon di Pertamina Foundation, Nina Nurlina diperiksa penyidik. Sejuh ini masih dilakukan pemeriksaan saksi-saksi terlebih dahulu. "Masih jauh, kita masih lengkapi dahulu pemeriksaan saksi lainnya, termasuk pengecekan lapangan," katanya.

Seperti diketahui, Nina diduga terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi, dan atau tindak pidana pencucian uang dalam penggunaan dana Corporate Social Responbility (CSR) PT Pertamina sepanjang 2012 hingga 2014.

Dana tersebut sebenarnya ditujukan untuk program Gerakan Menabung Pohon yang dilakukan di Depok, Jawa Barat. Saat itu, Nina menjabat sebagai Direktur Eksekutif Pertamina Foundation sejak Januari 2011.

Pada 19 Maret 2012, dia meneken nota kesepahaman antara Pertamina dan Pertamina Foundation tentang Program Gerakan Menabung Pohon. Isinya, Pertamina menyepakati menggelontorkan dana CSR Rp 225 miliar untuk menanam 90 juta pohon lewat Pertamina Foundation. Hingga 2014, dana itu sudah dicairkan 75 persen.

Atas perbuatannya, Nina dijerat Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 ayat (1), Pasal 8, Pasal 15 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau Pasal 3, 4, 5 dan Pasal 10 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2001, tentang Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 54 KUHP. (Jr.)**

.

Categories:Politik,
Tags:,