Gelandang AS Roma Geram Timnya Dikalahkan Madrid

Gelandang AS Roma Geram Timnya Dikalahkan Madrid

AS Roma dikalahkan Real Madrid 0-2 dalam lanjutan leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis dinihari WIB. (foto - ist)

Roma - Miralem Pjanic, gelandang AS Roma tidak terima timnya dikalahkan Real Madrid 0-2 dalam lanjutan leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis dinihari WIB. Pemain Bosnia itu menilai, Giallorossi  --julukan Roma-- seharusnya bisa meraih hasil lebih baik.

Seperti dilansir Football Italia, Kamis (18/2/2016) Roma memang kalah dalam hal penguasaan bola, yakni 39 persen berbanding 61 persen milik Los Blancos. Namun, beberapa kali klub asuhan Luciano Spalletti mendapat peluang mencetak gol. 

Menit 74 misalnya, William Vainqueur melepas tembakan keras dari luar kotak penalti. Sayang, tembakan mantan pemain Dynamo Moskow itu melaju tipis dari gawang Madrid kawalan Keylor Navas.

Hal lain yang membuat Pjanic geram. Pjanic menilai, Roma seharusnya mendapat penalti menit 82 seusai Alessandro Florenzi ditekel di kotak terlarang oleh Dani Carvajal. Namun, Pavel Kravolec selaku wasit yang memimpin jalannya pertandingan tak menganggap kejadian itu sebagai pelanggaran.

Padahal, jika Roma mendapat penalti dan mampu memanfaatkannya menjadi gol, Franceco Totti dan kawan-kawan akan menyamakan kedudukan. Namun sayang, hal itu tak terjadi dan justru Madrid yang mendapat gol tambahan lewat Jese Rodriguez menit 86.

"Memang sulit menerima hasil ini. Madrid adalah tim bagus, namun bukan berarti mereka tidak memiliki masalah. Kami layak setidaknya mencetak satu gol. Kami telah bermain baik dan pelatih telah menyajikan strategi serangan balik yang baik,” tambah mantan pemain Olympique Lyon itu. (Jr.)**

.

Categories:Sepak bola,
Tags:,