350 Meter Pantai di Cianjur Rusak Parah

350 Meter Pantai di Cianjur Rusak Parah

350 Meter Pantai di Cianjur Rusak Parah

Cianjur - Sedikitnya enam kios di Pantai Sereg di Desa Mekarlaksana Kecamatan Sindangbarang, Cianjur, Jabar, rusak parah akibat abrasi sepanjang 350 meter dengan ketinggian empat meter yang terjadi di pantai selatan tersebut.

Ketua Forum Kesiapsiagaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Sindangbarang, Tatang RM, pada wartawan Kamis (06/11/2014), mengatakan, abrasi terjadi dari bibir pantai tergerus mencapai 150 meter dengan panjang bentangan sepanjang 350 meter dan ketinggian gerusan mencapai empat meter. Bahkan dasar batu cadas karang terlihat jelas ke permukaan.

"Abrasi ini terjadi beberapa hari yang lalu, hingga saat ini belum ada penangan yang serius dari pemerintah terutama Dinas PSDAP," katanya.

Pihaknya menduga abrasi terjadi karena adanya pertambangan pasir besi yang tidak terkendali di sekitar pantai Sereg. Pihaknya menyayangkan pantai selatan Cianjur, terutama pantai Sereg yang sudah menjadi zona wisata tetapi masih ada yang mengantongi IPR untuk mengeruk pasir besi.

"Saat ini warga sekitar was-was karena abrasi dikawatirkan semakin meluas," katanya. Saat ini tambah dia, pihaknya mengimbau agar warga dan wisatawan harus lebih waspada jika mengunjungi pantai Sereg. Sebab dikhawatirkan abrasi terus terjadi selama belum ada penanggulangan.

"Kami sudah melaporkan hal tersebut pada relawan Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur dan DPSDAP, agar segela dilakukan penanggulangan. Kami juga mengharapkan agar dibuat tembok penahan ombak (break water) agar abrasi tidak berkelanjutan dan meluas," katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Cianjur, Asep Suhara, mengungkapkan, pihaknya telah menerima laporan adanya abrasi di Pantai Sereg, namun pihaknya tidak mengetahui kronologis bencana tersebut karena pihak Kecamatan Sindangbarang belum memberikan laporan rinci.

"Laporan yang kami terima dari relawan di Pantai Sereg terjadi longsor yang mengakibatkan tiga rumah rusak, menurut kami tidak mungkin di pinggir pantai terjadi longsor. Saat ini kami masih menunggu laporan dari Kecamatan Sindangbarang, tentang kronologis kejadian abrasi bukan longsor," katanya. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,