Bupati Barru Segera Masuk Bui Meski Baru Dilantik

Bupati Barru Segera Masuk Bui Meski Baru Dilantik

Bupati Barru Sulawesi Selatan, Andi Idris Syukur. (foto - ist)

JakartaStatus tersangka yang melekat pada Bupati Barru, Sulawesi Selatan, Andi Idris Syukur sejak Juli tahun lalu membuat dirinya terancam ditahan, meski hari Ranu lalu baru saja dilantik untuk periode jabatan kedua.

Menurut Direktur Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Bambang Waskito, perkara Andi di Bareskrim terkait dugaan pemerasan yang sudah dinyatakan lengkap alias P21. Pekan depan, penyidik bakal menyerahkan tersangka dan berkas ke pengadilan.

"Ya, pekan depan, penyidik bersama jaksa akan menyerahkan berkasnya ke Kejati Sulawesi Selatan," kata Bambang pada wartawan di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (19/2/2016).

Perkara yang menjerat Andi akan disidangkan di Makassar. "Jadi nanti pekan depan, penyidik kita dengan jaksa ke Makassar, di sana kita panggil dia untuk diserahkan ke Kejati," kiatanya.

seperti diketahui, Andi ditetapkan sebagai tersangka terkait pemerasan pada perusahaan tambang di Sulawesi Selatan. Saat itu, Andi menjabat sebagai Bupati Kabupaten Barru. Pada pemilihan Pilkada Serentak 9 Desember lalu Andi terpilih lagi sebagai Bupati Kabupaten Barru periode kedua.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri yang terdahulu Brigjen Victor Simanjuntak menyatakan, Andi memiliki banyak keterkaitan dalam kasus pemerasan yang bertujuan memperkaya diri sendiri. Selain pemerasan, ia juga disebut sempat menerima gratifikasi.

Andi dikenakan Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Pasal 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,