Ditetapkan Jadi Tersangka Daeng Azis Segera Dipanggil

Ditetapkan Jadi Tersangka Daeng Azis Segera Dipanggil

Ditetapkan jadi tersangka Daeng Azis segera dipanggil Polda Metro Jaya. (foto - ist)

Jakarta - Polda Metro Jaya segera memanggil pentolan Kalijodo, Abdul Azis alias Daeng Azis untuk diperiksa. "Azis akan dipanggil sebagai tersangka," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti di Polda Metro Jaya, Senin (22/2/2016).

Penetapan kasus tersangka tersebut terkait dengan prostitusi, yang merupakan pengembangan dari penetapan tersangka sebelumnya, Daeng Nukka. "Ini pengembangan dari penangkapan kemarin (Daeng Nukka)," katanya.

Udin Nakku alias Daeng Nakku adalah pemilik Cafe Jelita di Kalijodo ditangkap, atas dugaan tindak pidana mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain. "Sebagai mucikari mengambil untung dari pelacuran perempuan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 296 KUHP dan 506 KUHP," kata Kanit V Subdit Resmob Polda Metro Kompol Handik Zusen.

Cafe Jelita berada di Jalan Kepanduan II RT 001 RW 005, Pejagalan, Penjaringan Jakarta Utara. Daeng Nakku menyamarkan aksinya dengan menjadi pemilik cafe. Selain digunakan untuk tempat karaoke, cafe itu juga menjalankan praktik prostitusi.

Sementara itu, Daeng Azis sendiri dipanggil selain untuk diperiksa sebagai tersangka prostitusi, juga akan diusut dugaan pencucian uang yang dilakukan pentolan Kalijodo itu. "Itu nanti kita dalami, saat ini sedang bekerja," katanya.

Adapun Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) memberikan keleluasaan bagi penegak hukum, untuk mengusut uang yang patut diduga dari berbagai kejahatan. Termasuk prostitusi atau human trafficking, atau kejahatan dengan ancaman di atas 4 tahun.

Apabila dalam penyelidikan dan penyidikan ditemukan adanya unsur pencucian uang dari kejahatan yang disangkakan, negara berhak untuk menyitanya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,