Kasus Kedua, Ipul Ternyata 'Garap' juga Orang Dewasa

Kasus Kedua, Ipul Ternyata 'Garap' juga Orang Dewasa

Polda Metro Jaya menerima laporan dugaan pelecehan seksual pedangdut Saipul Jamil keduakalinya. (foto - ist)

Jakarta - Kembali, Polda Metro Jaya menerima laporan dugaan pelecehan seksual pedangdut Saipul Jamil. Ini merupakan laporan yang kedua terkait pelecehan seksual setelah sebelumnya remaja berusia 17 tahun, DS melaporkan pria yang akrab disapa Ipul ke Polsek Kelapa Gading.

Laporan kali ini, pihak pelapor adalah orang dewasa bernama Alvin Wijaya (21). Alvin melaporkan Ipul ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP: 901/II/2016/PMJ/Dit Reskrimum, tanggal 24 Februari 2016.

Menurut pengacara Alvin, Raidin Anom laporan tersebut sudah diterima penyidik dan segera dilakukan penyelidikan dan penyidikan.  "Alhamdulillah, kami sudah melakukan pelaporan pada SPKT terkait adanya dugaan pencabulan dan kekerasan. Kini sudah kita serahkan ke unit 3 Subdit Renakta (Remaja, Anak, dan Wanita) dan selanjutnya dilakukan penyelidikan dan penyidikan," kata Raidin kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya. Rabu (24/2/2016).

Raidin mengatakan, dalam kasus yang menimpa kliennya kali ini berbeda dengan apa yang terjadi pada korban DS. "Berbeda, kalau yang satu itu kasusnya masih di bawah umur, sedangkan kali ini korban sudah dewasa," katanya.

Perbedaan lainnya, yakni pasal yang akan disangkakan. Dalam kasus DS, Ipul dijerat dengan dua pasal, yakni Pasal 82 jo. Pasal 76E Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 miliar.

"Sedangkan untuk kasus kali ini pasal yang disangkakan Pasal 289 KUHP," tegasnya. Pasal 289 KUHP berbunyi "barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seseorang untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, diancam karena melakukan perbuatan yang menyerang kehormatan kesusilaan, dengan pidana penjara paling lama 9 tahun". (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,