Polisi Australia Beri Bukti Baru Ungkap Kasus Kematian Mirna

Polisi Australia Beri Bukti Baru Ungkap Kasus Kematian Mirna

Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Australian Federal Police (AFP) untuk mengungkap kasus kematian Mirna. (foto - ist)

Jakarta Polda Metro Jaya telah bekerjasama dengan Australian Federal Police (AFP), untuk mengungkap kasus kematian Wayan Mirna Salihin. Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti pun baru saja tiba dari Australia.

Menurut Krishna, salah satu tujuan kunjungannya ke Australia untuk melengkapi bukti baru terkait penetapan tersangka atas Jessica Kumala Wongso‎"Saya berangkat untuk melakukan negosiasi dengan Kepala AFP. Sudah ada approval. Jadi ini namanya kerja sama mutual legal assistance antara Indonesia dan Australia," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/2/2016).

Disebutkan, AFP telah menyatakan bersedia untuk membantu penyidikan kasus kopi sianida itu hingga tuntas. "Ada penyitaan mereka bisa melakukan. Penyidik kita masih bekerja di Australia. Kami sudah dapat  update  cukup signifikan," aku Krishna.

Kerja sama semacam itu merupakan memang yang pertamakali dilakukan Polri. Dengan bantuan AFP, mantan anggota Interpol itu yakin bgisa mengungkap misteri kematian Mirna. "Kerja sama ini membantu lebih terang lagi, membantu mencari bukti kematian Mirna. Insya Allah kami makin yakin," tegasnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mengembalikan berita acara pemeriksaan (BAP) kasus pembunuhan Mirna ke Polda Metro Jaya. BAP dikembalikan kiarena Kejati DKI menganggap berkas yang diberikan penyidik belum lengkap.

Penyidik dianggap tidak mengurai pola pembunuhan sesuai Pasal 340 KUHP ,tentang Pembunuhan Berencana yang disangkakan. Selain itu, penyidik tidak menyampaikan bukti material terkait perjalanan racun sianida yang menjadi alat bukti pembunuhan Mirna(Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,