14 Tewas, Bom Mobil Meledak di Pintu Hotel di Somalia

14 Tewas, Bom Mobil Meledak di Pintu Hotel di Somalia

14 tewas, bom mobil meledak di pintu Hotel Somali Youth League di Somalia yang dilanjutkan dengan baku tembak. (foto - ist)

Mogadishu Tindak kekerasan di negara Afrika Timur khususnya di Somalia masih terus berlangsung pada Jumat malam waktu setempat, yang ditandai adanya ledakan dan tembakan yang bergema di sekitar Ibukota Somalia, Mogadishu.

"Ledakan besar mengguncang Ibukota Mogadishu yang diikuti oleh rentetan peluru," kata seorang pejabat Somalia. Ledakan lainnya yang lebih kecil diikuti suara tembakan terdengar sekitar 30 menit kemudian," katanya.

"Sebanyak 14 orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka, setelah pejuang Al Shabaab meledakkan bom mobil di pintu gerbang sebuah taman di dekat sebuah hotel di Ibukota Mogadishu," kata para pejabat seperti dikutip dari Al Jazeera.

Berdasarkan laporan dri kantor berita Reuters, Sabtu (27/2/2016) seorang mayor polisi bernama Ahmed Abdullahi mengatakan, tiga orang penyerang ditembak mati petugas dalam serangan tersebut. "Kini daerah itu sudah aman," kata Abdullahi.

Sumber itu menyebutkan kepada Al Jazeera, ledakan terjadi di pintu masuk Hotel Somali Youth League (SYL). Lewat Twitter, Badan Intelijen dan Keamanan Nasional (NISA) dari Somalia menyatakan, hotel itu menjadi target serangan.

Baku tembak antara staf keamanan hotel dan sekelompok orang yang diduga penyerang pun terus berlangsung. Hotel yang menjadi sasaran Al Shabab pada Januari 2015, terletak di sebelah taman publik yang akan menjadi sibuk dengan keluarga menikmati akhir pekan mereka.

Al-Shabab mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu. Mereka juga mengatakan anggotanya telah menyerbu hotel. "Kami mulai dengan sebuah bom mobil lalu menyerbu hotel. Kami berada di dalamnya dan pertempuran berlanjut," kata juru bicara operasi militer al-Shabab, Sheikh Abdiasis Abu Musab.

Menurut pejabat kesehatan, serangan itu terjadi sehari setelah Al Shabaab menembakkan mortir di Istana Presiden Mogadishu. Tiga orang tewas dan 9 lainnya luka-luka dalam kejadian itu.

Sementara pada bulan lalu, seorang pengebom bunuh diri dan orang-orang bersenjata menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai 17 lainnya dalam serangan di sebuah restoran dan hotel tepi pantai di Mogadishu. "Enam penyerang juga tewas," kata pihak berwenang.

Tahun 2015, kelompok itu juga pernah menyerang Kenya Garissa University College, dan pada 2013 mengepung mal ternama Westgate Mall. Menurut Dewan Hubungan Luar Negeri, organisasi militan Al Qaeda ingin mengubah Somalia menjadi negara Islam. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,