Margriet, Ibu Angkat Angeline Divonis Bui Seumur Hidup

Margriet, Ibu Angkat Angeline Divonis Bui Seumur Hidup

Margriet Christina Megawe, ibu angkat Angeline divonis penjara seumur hidup. (foto - ist)

Denpasar - Ibu angkat Angeline, Margriet Christina Megawe divonis Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Negeri Denpasar, Bali dengan hukuman penjara seumur hidup. Margriet dinyatakan terbukti membunuh Angeline secara berencana.

"Memutuskan terdakwa dipenjara seumur hidup," kata Ketua Majelis Hakim Edward Harris, Senin (29/2/2016). Vonis hakim ini sesuai dengan tuntutan jaksa. Jaksa menyatakan Margriet melanggar Pasal 340 KUHP dan dakwaan kedua melanggar Pasal 76 ayat 1 jo Pasal 88 Undang-Undang 35 Tahun 2014, tentang Perlindungan Anak dan dakwaan ketiga melanggar Pasal 76B jo Pasal 77B UU Perlindungan Anak, dakwaan keempat Pasal 76 a jo Pasal 77 UU Perlindungan Anak.

Angeline yang dilaporkan hilang pada 16 Mei 2015 diketemukan meninggal pada 10 Juni 2015. Jasadnya dikubur di halaman belakang rumah ibu angkatnya, Margriet Christina Megawe, di Jalan Sedap Malam, Sanur, Bali.

Berdasarkan hasil otopsi jenazah bocah tersebut ditemukan banyak luka lebam di sekujur tubuhnya. Luka bekas sundutan rokok dan jeratan tali juga ditemukan di leher bocah tersebut.

Sementara itu, sidang yang berlangsung kali ini lebih ramai dari agenda sidang sebelumnya. Publik pun tampaknya menanti-nanti vonis atau hukuman bagi pembunuh bocah sembilan tahun siswa kelas II SD 12 Sanur itu.

Kasus yang melibatkan Margriet dan mantan karyawannya, Agus Tay Handamay tersebut memakan waktu hingga delapan bulan sejak korban dilaporkan hilang oleh Margriet pada 15 Mei 2015. Dalam amar putusannya, Majelis Hakim mempertimbangkan Pasal Primer 340 tentang pembunuhan berencana, subsider Pasal 338 tentang pembunuhan dan Pasal 76 e Undang-undang perlindungan anak.

Ibu kandung Angeline, Hamidah yang mengikuti jalannya persidangan terlihat sedikit tegang selama proses jalannya persidangan. Hamidah berharap, majelis hakim menjatuhkan vonis hukuman mati bagi Margriet, yang telah membunuh anaknya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,