Wah! Kalimantan Model Era Baru Pembangunan Nasional

Wah! Kalimantan Model Era Baru Pembangunan Nasional

Wah! Kalimantan Model Era Baru Pembangunan Nasional

Samarinda -Kalimantan akan menjadi model era baru pembangunan masa depan di Indonesia, syaratnya harus berangkat dengan persepsi yang sama antara pemerintah daerah dan pusat. Demikian Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak.
 
"Dengan demikian, maka program pembangunan daerah sejalan dengan upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah pusat melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional dan Bappenas siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah se-Kalimantan," katanya melalui siaran pers yang diterima di Samarinda, Jumat (7/11/2014).

Usai penutupan Rapat Koordinasi Gubernur se-Kalimantan di Jakarta, Awang Faroek didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov Kaltim H Rusmadi mengatakan persamaan persepsi dalam perencanaan pembangunan harus kita upayakan lebih baik lagi Melalui persamaan persepsi tersebut, kata dia, diharapkan daerah dapat bersama-sama membangun komitmen Kalimantan yang lebih baik di masa depan. Apalagi, ruang untuk koordinasi dengan sejumlah kementerian terkait sudah lebih mudah. Daerah bisa lebih mudah menyampaikan usulan kepada pusat.

"Payung hukum dan ruangnya sudah ada dan jelas, daerah bisa lebih mudah meminta dukungan kepada pusat, termasuk untuk membangun perekonomian daerah yang lebih kuat," kata Awang Faroek.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Andrinof Chaniago berharap Kalimantan menjadi era baru pembangunan di Indonesia.

Dia mengatakan untuk mendukung Kalimantan menjadi era pembangunan nasional, maka perlu akselerasi peningkatan kualitas mutu pendidikan tinggi di daerah, terutama di masing-masing Politeknik di Kalimantan.

"Karena itu, daerah harus bisa membangun 'techno park', sebab, langkah ini sesuai dengan harapan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Techno park berfungsi sebagai sarana pendidikan, latihan kerja dan kewirausahaan di daerah," Andrinof.(Ode)**
.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,